Gus Yahya: Presiden Serius Dorong Perdamaian Timur Tengah, Indonesia Siap Jadi Mediator

Gus Yahya: Presiden Serius Dorong Perdamaian Timur Tengah, Indonesia Siap Jadi Mediator

PBNU dukung komitmen Indonesia dalam upaya perdamaian Timur Tengah.--pinterest

“Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi,” demikian pernyataan Kemenlu RI.

Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer bersama pada 28 Februari lalu. Operasi tersebut memicu eskalasi konflik dengan Iran.

Dalam serangan tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan tewas. Iran mengonfirmasi kabar tersebut sehari setelah insiden terjadi.

Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan dengan intensitas lebih besar, menargetkan wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. (*)

*) Lailatul Arifah, Peserta Magang dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: cnnindonesia.com