Puasa dan Kesehatan Otak
ILUSTRASI Puasa dan Kesehatan Otak.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-
Tetapi, arah temuan ilmiah cukup jelas: pola makan teratur, pembatasan kalori yang terkontrol, pengendalian diri, dan kesehatan mental yang baik berkontribusi pada fungsi otak yang lebih optimal.
Ramadan pada akhirnya adalah momentum integrasi iman dan ilmu. Apa yang diperintahkan sebagai ibadah ternyata memiliki resonansi biologis yang mendalam. Puasa mengingatkan bahwa tubuh dan jiwa tidak terpisah, keduanya saling memengaruhi.
Dan, mungkin di situlah hikmahnya, ketika manusia menahan diri demi Tuhan, ia sekaligus sedang merawat organ paling kompleks yang dianugerahkan kepadanya, ”otak”. Otak, seperti hati, juga butuh latihan. (*)
*) Asra Al Fauzi adalah guru besar ilmu bedah saraf, Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: