5 UPDATE Perang Iran vs AS–Israel Hari ke-8, Kapal Diserang hingga WNI Hilang

5 UPDATE Perang Iran vs AS–Israel Hari ke-8, Kapal Diserang hingga WNI Hilang

Konflik Iran, Israel, dan AS memasuki hari ke-8. Serangan di Selat Hormuz, kapal meledak, WNI hilang, hingga klaim AS kuasai wilayah udara Iran memperkeruh situasi Timur Tengah.-Press TV-

"Insiden terjadi di Selat Harmuz, di antara perairan Persatuan Emirat Arab dan Oman pada 6 Maret 2026 sekita pukul 02.00 waktu setempat," ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi mata, kapal Musaffah 2 sempat mengalami ledakan yang memicu kebakaran sebelum akhirnya tenggelam. Hingga saat ini, otoritas Uni Emirat Arab dan Oman masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.

BACA JUGA:Trump Wajibkan Iran Menyerah Tanpa Syarat untuk Akhiri Perang

BACA JUGA:15 UPDATE Perang Iran vs AS–Israel Hari ke-7 di Timur Tengah

3. Presiden Iran sampaikan permintaan maaf kepada negara Arab

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan permohonan maaf kepada negara-negara Arab setelah sejumlah serangan Iran dilaporkan sempat mengenai wilayah mereka.

Dalam pidato yang disiarkan televisi pemerintah pada Sabtu, 7 Maret 2026, Pezeshkian menegaskan Iran tidak memiliki niat untuk menyerang negara tetangga kecuali jika terlebih dahulu mendapat ancaman.

"Saya harus meminta maaf atas nama pribadi saya dan atas nama Iran kepada negara-negara tetangga yang diserang oleh Iran," ujarnya.

Ia menyebut dewan kepemimpinan sementara Iran juga telah menyepakati kebijakan untuk menghentikan serangan terhadap negara tetangga. Iran, imbuhnya, tidak akan menembakkan rudal ke wilayah negara lain kecuali serangan terhadap Iran berasal dari wilayah tersebut.

Pernyataan itu disampaikan setelah perubahan kepemimpinan di Iran menyusul laporan tewasnya pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan di Teheran pada 28 Februari.

BACA JUGA:Iran Luncurkan Rudal Khoramshahr-4 ke Tel Aviv, Bawa 80 Bom Tandan

BACA JUGA:Konflik AS–Israel dan Iran Memanas, Kemlu Pastikan WNI Aman Meski Ada yang Terdampar

4. Iran tidak akan menyerah kepada AS dan Israel

Meski demikian, Iran tetap menunjukkan sikap keras terhadap Amerika Serikat dan Israel. Presiden Pezeshkian menegaskan negaranya tidak akan menyerah dalam konflik tersebut.

Dalam pidatonya, ia menyatakan rakyat Iran siap mempertahankan kedaulatan negara meski menghadapi tekanan militer dari pihak lawan.

"Musuh-musuh Iran harus membawa keinginan mereka agar rakyat Iran menyerah tanpa syarat ke dalam kubur mereka," ujarnya.

Ia juga menyebut operasi militer Iran hanya diarahkan pada fasilitas yang dianggap menjadi sumber serangan terhadap negaranya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: