Man United Bidik Marcus Tavernier dari Bournemouth, Solusi Krisis Sayap

Man United Bidik Marcus Tavernier dari Bournemouth, Solusi Krisis Sayap

MU bidik Marcus Tavernier (£40 juta) dari Bournemouth sebagai solusi krisis sayap kiri di bawah Michael Carrick untuk perkuat lini serang musim depan.--Getty Images

BACA JUGA:Man United Keok Lawan 10 Pemain Newcastle, Carrick Siap Tanggung Jawab

BACA JUGA:Man United Tumbang dari Newcastle 2-1, Michael Carrick Langsung Fokus Hadapi Aston Villa

Bournemouth sendiri kemungkinan tidak akan melepas Tavernier dengan harga murah. Klub yang kini dilatih oleh Andoni Iraola dikenal memiliki strategi menjual pemain dengan nilai tinggi untuk kemudian menginvestasikan dana tersebut pada pemain baru.

Tavernier masih terikat kontrak hingga tahun 2029, sehingga Bournemouth memiliki posisi tawar yang cukup kuat. 

Diperkirakan klub peminat harus menyiapkan dana sekitar 40 juta poundsterling (sekitar Rp 900 miliar) jika ingin memboyongnya keluar dari Vitality Stadium.

Perubahan Taktik dan Rencana Besar Manchester United


MU bidik Marcus Tavernier (£40 juta) dari Bournemouth sebagai solusi krisis sayap kiri di bawah Michael Carrick untuk perkuat lini serang musim depan.--Getty Images

Minat United terhadap pemain sayap juga tidak terlepas dari perubahan arah taktik yang terjadi di klub. Pada era pelatih sebelumnya, Ruben Amorim, tim sempat bereksperimen dengan sistem yang lebih mengandalkan wing-back.

Pendekatan tersebut menyebabkan beberapa pemain sayap tradisional meninggalkan klub. Salah satunya adalah Marcus Rashford yang dipinjamkan ke Barcelona. Di Spanyol, Rashford tampil cukup impresif dengan mencatatkan 23 kontribusi gol dari 37 pertandingan.

Selain itu, Alejandro Garnacho juga dilepas ke Chelsea, di mana pemain muda asal Argentina tersebut mulai mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain.

Kini, Manchester United tampaknya ingin kembali menggunakan sistem permainan yang lebih klasik dengan memanfaatkan kecepatan dan lebar permainan dari sektor sayap. Hal ini membuat tim menjadi kekurangan opsi pemain di posisi tersebut.

Carrick pun tidak menutup kemungkinan bahwa posisi sayap kiri akan menjadi fokus utama dalam perekrutan pemain pada musim panas nanti.

BACA JUGA:Newcastle vs Man United 2-1: Kekalahan Pertama Setan Merah di Era Michael Carrick

BACA JUGA:Sesko On Fire, Carrick Yakin Man United Bakal Tembus Liga Champions

Di sisi lain, ambisi klub untuk kembali bersaing di papan atas sepak bola Eropa juga berdampak pada kebijakan finansial. Manchester United baru-baru ini mengumumkan kenaikan harga tiket musiman sebesar lima persen.

Pihak klub menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil untuk membantu mendanai investasi pada skuad serta meningkatkan fasilitas klub. United juga menegaskan bahwa mereka ingin kembali membawa klub ke puncak sepak bola domestik maupun Eropa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: goal.com