Marc Marquez Tahan Kontrak Baru Ducati Usai GP Thailand, Ini Alasannya

Marc Marquez Tahan Kontrak Baru Ducati Usai GP Thailand, Ini Alasannya

Marc Marquez saat menghadiri acara sponsor Estrella Galicia di Spanyol. --Twitter Deportes Madrid @DeportesMAD

Pertama, kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya pulih. Seperti kita ketahui bersama, Marc merasa cedera bahunya belum kembali 100 persen. Ia tidak ingin membuat komitmen jangka panjang, jika kondisi fisiknya belum benar-benar siap untuk bersaing di level tertinggi.

Kedua, proses adaptasi dengan Desmosedici GP26. Marc mengakui bahwa ia masih belum sepenuhnya mampu menjinakkan motor tersebut sesuai dengan keinginannya. Menurutnya, masih ada jarak antara gaya balapnya dengan karakter motor terbaru Ducati itu.

BACA JUGA:GP Thailand 2026: Bezzecchi Dominan, Acosta Konsisten, Marc Marquez Apes

BACA JUGA:MotoGP Thailand 2026: Acosta Taklukkan Marquez, Sprint Race Dibayangi Kontroversi

Durasi Kontrak: Satu atau Dua Tahun?

Satu poin krusial yang masih menjadi bahan diskusi adalah durasi kontrak. Di usianya yang kini menginjak 33 tahun, Marc terlihat sangat selektif dalam mengambil keputusan.

Apakah ia akan memilih kontrak satu tahun terlebih dahulu dengan opsi perpanjangan satu tahun, atau langsung menandatangani kontrak dua tahun?

“Saya harus merasa nyaman dulu di atas motor, baru saya akan menandatangani kontrak,” ujar Marc.

Ini mengisyaratkan bahwa ia tidak ingin terjebak dalam kontrak besar, jika merasa tidak mampu memberikan performa maksimal untuk meraih kemenangan.

Langkah tersebut sebenarnya sangat cerdas sekaligus berisiko. Di satu sisi, Marc menunjukkan integritasnya dengan menegaskan bahwa ia ingin dibayar karena kinerja, bukan semata-mata karena nama besar.

Namun di sisi lain, sikap ini juga dapat memberi tekanan balik bagi Ducati untuk terus menyempurnakan paket GP26 agar sesuai dengan kebutuhan sang mega bintang.

Pertanyaannya kini, sampai kapan Ducati siap menunggu Marc Marquez? Mengingat bursa transfer pembalap MotoGP biasanya bergerak sangat cepat.

Apakah Ducati perlu merasa was-was, mengingat Marc Marquez memiliki posisi tawar yang sangat tinggi di mata banyak tim?

Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya di GP Brasil dua pekan mendatang. Apakah kondisi fisik Marc semakin membaik dan proses penandatanganan kontrak bisa segera rampung sebelum balapan Minggu hari?(*) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: