Istri Muda Bunuh Suami di Tigaraksa, Tangerang: Nikah Lagi dan Lagi
ILUSTRASI Istri Muda Bunuh Suami di Tigaraksa, Tangerang: Nikah Lagi dan Lagi.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-
Pria cenderung poligini. Punya istri satu, ingin dua. Andi alias Joni, 50, punya istri muda Elsa Marlina, 30. Tinggal di Tigaraksa, Tangerang. Saat cekcok, Andi mengatakan akan menikah lagi. Elsa membacok Andi bertubi-tubi sampai tewas.
JARANG perempuan tega, atau punya kekuatan mental, membacok suami seperti di kasus itu. Biasanya, istri membunuh suami dengan cara ”halus”. Misalnya, diracun. Atau, cara lain yang dinilai pelaku tidak menyakitkan.
Andi dan Elsa tinggal di Kapling Pinang RT/RW 02/03 Tigaraksa, Tangerang. Andi menikahi Elsa secara siri. Di rumah itu pula ibunda Elsa tinggal. Belum ada anak.
Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, kepada wartawan, Sabtu, 7 Maret 2026, mengatakan, ”tersangka EM (Elsa Marlina) setelah membunuh suami kemudian menyerahkan diri ke Polresta Tangerang. Dia mengakui semuanya.”
BACA JUGA:5 Fakta Menarik Film Guna-Guna Istri Muda, Dibintangi Lulu Tobing dan Anjasmara
BACA JUGA:Tayang Besok! Simak Sinopsis Guna-Guna Istri Muda, Ketika Poligami Berujung Petaka
Elsa istri muda Andi. Belum diungkap, siapa istri Andi sebelumnya dan tinggal di mana. Kronologi kejadian demikian:
Kamis, 5 Maret 2026, sekitar pukul 18.00, Andi tiba di rumah, sepulang kerja. Ia bertemu Elsa dan ibunyi di rumah. Lalu, ia mandi.
Saat itu Elsa dan ibundanyi berbuka puasa. Ketika Andi selesai mandi, Elsa dan ibu bersiap melaksanakan salat Magrib. Sebelum mereka memulai salat, Andi memarahi Elsa karena tidak disiapkan pakaian ganti. Andi kemudian mengambil pakaian sendiri.
Usai salat, Elsa marah ke Andi. Sebaliknya, Andi lebih marah lagi. Ia memecahkan barang-barang hingga berantakan. Saat itulah Andi mengatakan, ia akan menikah lagi. Entah itu dikatakan karena ia emosi atau permintaan izin menikah lagi.
Elsa masuk ke kamar, membuka lemari, mengambil golok dari situ. Golok dia bawa mendatangi Andi. Tanpa bicara, Elsa menghajar Andi dengan beberapa bacokan. Kejadiannya sangat cepat. Tahu-tahu, Andi tumbang berlumuran darah. Tak bergerak lagi.
Pasti, itu mengejutkan ibunda Elsa. Namun, mau bilang apa, sudah telanjur terjadi. Elsa dan ibunda bingung. Setelah beberapa waktu, mereka mengangkat tubuh korban ke kamar, dinaikkan ke kasur.
Jumat pagi, 6 Maret 2026, Elsa menyerahkan diri ke Polresta Tangerang. Dia mengakui semuanya kepada polisi.
Tim polisi mendatangi TKP, mengolah TKP, mewawancarai saksi-saksi. Hasilnya, memang benar Elsa membunuh Andi. Polisi menemukan golok alat bunuh di TKP sebagai barang bukti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: