Xavi Bongkar Alasan Lionel Messi Gagal Kembali ke Barcelona pada 2023
Xavi sebut Joan Laporta sengaja gagalkan kembalinya Messi ke Barcelona pada 2023 meski kesepakatan sudah hampir tuntas--Getty Images
HARIAN DISWAY - Mantan pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, membuat pengakuan mengejutkan terkait gagalnya kepulangan Lionel Messi ke klub pada tahun 2023.
Dalam sebuah wawancara dengan La Vanguardia menjelang pemilihan presiden Barcelona, Xavi mengklaim bahwa transfer Messi sebenarnya hampir selesai, tetapi dibatalkan oleh presiden klub, Joan Laporta.
Xavi, yang diberhentikan sebagai pelatih Barcelona pada Mei 2024, mengatakan bahwa Messi sangat tertarik kembali ke Catalonia setelah menjuarai Piala Dunia bersama Argentina di Qatar pada akhir 2022.
Bahkan, menurut Xavi, rencana kepulangan itu sudah dibicarakan secara serius sejak awal 2023. Ia mengungkapkan bahwa dirinya sempat menyampaikan ide kepada ayah Messi, Jorge Messi, untuk membuat momen perpisahan yang spesial bagi sang megabintang.
Xavi menyebut rencana itu sebagai “last dance”, terinspirasi dari kisah legenda basket Michael Jordan. Menurut Xavi, rencananya sederhana: Messi kembali ke Barcelona untuk mengakhiri kariernya dengan cara yang indah di klub yang membesarkan namanya.
Namun rencana tersebut akhirnya gagal total. Ketika kontraknya bersama Paris Saint-Germain berakhir pada musim panas 2023, Messi justru memilih bergabung dengan klub MLS, Inter Miami.
BACA JUGA:Rekor Hansi Flick Lebih Buruk dari Xavi Hernandez, Setengah Musim Kalah 5 Kali
BACA JUGA:Newell’s Old Boys Upayakan Kepulangan Lionel Messi pada Awal 2027
Laporta Disebut Menggagalkan Transfer Messi

Xavi sebut Joan Laporta sengaja gagalkan kembalinya Messi ke Barcelona pada 2023 meski kesepakatan sudah hampir tuntas--Getty Images
Dalam wawancara tersebut, Xavi secara tegas menuduh Laporta sebagai pihak yang menggagalkan kesepakatan yang sebenarnya sudah hampir rampung.
Ia mengatakan bahwa komunikasi dengan Messi berlangsung selama berbulan-bulan dan sang pemain telah menunjukkan keinginan kuat untuk kembali.
“Presiden [Laporta] tidak mengatakan kebenaran. Leo [Messi] sebenarnya sudah hampir menandatangani kontrak,” kata Xavi. Ia menjelaskan bahwa kontak pertama dilakukan pada Januari 2023 setelah Messi memenangkan Piala Dunia.
Percakapan dengan sang pemain berlangsung hingga Maret, dan Xavi bahkan sudah siap menyampaikan kesepakatan itu kepada Laporta secara resmi.
Menurut Xavi, klub bahkan telah mendapatkan persetujuan dari La Liga untuk merekrut kembali Messi. Namun pada akhirnya, Laporta justru membatalkan semuanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: goal.com