Indonesia Puasa Final di All England 2026, PBSI Soroti Progres Pemain Muda

Indonesia Puasa Final di All England 2026, PBSI Soroti Progres Pemain Muda

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berlaga di semifinal All England 2026 dan kalah dari Kim Won-ho/Seo Seung-jae-PBSI-

HARIAN DISWAY – Tidak ada satu pun wakil Indonesia yang berlaga di final All England 2026. Ini menjadi pertama kalinya sejak 2011 tidak ada pemain Indonesia yang tampil di puncak turnamen bulu tangkis tertua di dunia itu.

PBSI memberikan hasil evaluasi setelah All England 2026 selesai. Dalam keterangan resmi pada Senin, 9 Maret 2026, PBSI menilai ada catatan positif dari penampilan pemain-pemain muda meski target meraih satu gelar tidak tercapai.

“Kami melihat ada dua sisi dari hasil tim Indonesia di All England 2026. Dari sisi positif, perkembangan pemain-pemain muda menunjukkan progres yang cukup menggembirakan. Mereka mampu tampil kompetitif di turnamen dengan level dan tekanan tinggi seperti All England,” kata Kabid Binpres PP PBSI Eng Hian.

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menjadi wakil Indonesia yang terakhir bertahan. Pasangan peringkat 17 dunia itu terhenti di semifinal. Raymond/Nikolaus kalah dari unggulan pertama Kim Won-ho/Seo Seung-jae dengan skor 21-19, 21-13.

BACA JUGA:Jumpa An Se-young di Perempat Final All England 2026, Putri KW Nothing to Lose

BACA JUGA:Leo/Bagas Kandas di 32 Besar All England 2026, Gagal Ulang Kesuksesan Tahun Lalu

Pada akhirnya, Kim Won-ho/Seo Seung-jae menjadi juara All England 2026. Mereka berhasil mempertahankan gelar setelah menyingkirkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik 18-21, 21-12, 21-19 di final yang berlangsung pada Minggu, 8 Maret 2026 di Utilita Birmingham Arena.

All England 2026 menjadi edisi perdana bagi Raymond/Nikolaus. Ada separuh dari 21 wakil Indonesia yang berlaga melakukan debut di turnamen ini. Pencapaian Raymond/Nikolaus menjadi yang terbaik.

Terlepas dari hasil akhir, perjalanan Raymond/Nikolaus di All England 2026 memang tidak mudah. Mereka mengalahkan unggulan kelima sekaligus kompatriotnya sendiri, yaitu Fajar Alfian/M. Shohibul Fikri, 21-8, 14-21, 16-21 di babak 16 besar.

Kemudian mereka bertemu dengan Liang Weikeng/Wang Chang yang merupakan unggulan ketiga All England 2026. Dalam babak perempat final itu, Raymond/Nikolaus berhasil menang 21-18, 21-12 atas Liang Weikeng/Wang Chang.

“Ini menjadi indikator bahwa proses regenerasi berjalan dan para pemain muda mulai mampu bersaing di level tertinggi. Apresiasi khusus tentu kami berikan kepada Raymond Indra/Joaquin yang berhasil melangkah hingga babak semifinal,” tutur Eng Hian.

BACA JUGA:21 Pemain Indonesia Tampil di All England 2026, Banyak Wajah Baru

BACA JUGA:Undian All England 2026: Alwi Farhan Jumpa Ayush Shetty di Babak Pertama, Unggul Rekor Pertemuan!

Di sisi lain, Indonesia kembali puasa gelar di All England. Sudah dua tahun beruntun tidak ada wakil Merah Putih yang meraih gelar di turnamen Super 1000 tersebut. Tahun lalu masih ada Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana yang berlaga di final.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: