Atalanta Dibantai Bayern Munchen, Palladino: Kami Tak Akan Parkir Bus!
Meski Atalanta kalah 1-6 dari Bayern, Raffaele Palladino tetap teguh pada filosofi permainan agresifnya dan menolak mengubah taktik untuk laga selanjutnya.--Getty Images
HARIAN DISWAY - Pelatih Raffaele Palladino secara mengejutkan tetap membela pendekatan taktiknya meski Atalanta mengalami kekalahan telak 1-6 dari Bayern Munchen pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu 11 Maret 2026.
Pertandingan yang berlangsung di Bergamo tersebut berubah menjadi mimpi buruk bagi tuan rumah, namun Palladino menegaskan bahwa ia tidak menyesal dengan strategi yang digunakan.
Bayern tampil sangat dominan sepanjang pertandingan dan langsung mengambil kendali sejak menit awal. Rencana Atalanta untuk menguasai lini tengah justru berbalik menjadi bumerang karena meninggalkan banyak ruang bagi pemain kreatif Bayern.
Akibatnya, tim tamu sudah unggul tiga gol hanya dalam 25 menit pertama pertandingan. Situasi ini membuat Atalanta kesulitan mengembangkan permainan sejak awal laga.
Dominasi Bayern terus berlanjut setelah jeda. Klub raksasa Jerman tersebut menambah tiga gol lagi di babak kedua untuk memastikan kemenangan besar sekaligus hampir mengunci tiket ke perempat final.
Kekalahan tersebut menjadi salah satu hasil terburuk Atalanta sepanjang sejarah penampilan mereka di kompetisi Eropa. Meski demikian, Palladino menilai pertandingan tersebut tetap memberikan pelajaran penting bagi perkembangan timnya.
Menurutnya, menghadapi klub sebesar Bayern merupakan ujian yang harus dilewati jika Atalanta ingin berkembang dan bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa.
BACA JUGA:Atalanta vs Bayern Munchen 1-6: Satu Kaki Die Roten di Perempat Final
BACA JUGA:Atalanta vs Dortmund 4-1 (Agg 4-3), La Dea Comeback Dramatis di Menit 90+8
Palladino Menolak Mengubah Filosofi Bermain

Momen gelandang Atalanta, Mario Pasalic (tengah), ketika berebut bola dengan gelandang Bayern Munich, Konrad Laimer (kiri). Rabu, 11 Maret 2026.--Instagram @atalantabc
Walaupun timnya kalah dengan skor sangat mencolok, Palladino tetap bersikeras bahwa pendekatan permainan Atalanta tidak akan berubah.
Ia menegaskan bahwa gaya bermain agresif dengan penjagaan man-to-man adalah identitas tim yang telah membawa mereka sampai ke fase gugur Liga Champions.
Pelatih asal Italia tersebut bahkan mengatakan bahwa jika diberi kesempatan mengulang pertandingan, ia tetap akan menggunakan pendekatan yang sama.
“Kekalahan ini adalah pengalaman bagi kami. Saya akan memainkan pertandingan seperti ini lagi karena inilah mentalitas kami jika ingin terus berkembang di semua kompetisi,” ujarnya, dikutip dari situs Goal.com.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: goal.com