Asah Sensitivitas Desain, Bikin Sketsa Bangunan dengan Teknik Manual
Peserta dan dosen berfoto bersama pada workshop arsitektur pada 7 Maret 2026 di Tostem Showroom-Adinda Rahmatanti-
“Teknologi yang paling canggih adalah badan kita sendiri. Kalau mereka terbiasa dengan hard copy, maka sketsa akan selesai dalam hitungan detik," jelasnya.
Ia menegaskan bahwa pembuatan sketsa tidak menuntut seseorang segera membuka software. "Sketsa itu tidak perlu indah, tapi komunikatif,” jelasnya.
Dalam praktiknya, peserta tidak diharuskan menggambar bangunan secara sempurna. Fokus utamanya adalah bagaimana sketsa dapat menyampaikan pesan dan interpretasi terhadap sebuah objek bangunan.
BACA JUGA:Industri Kreatif Universitas Ciputra Ajak Pelajar Eksplorasi Desain Material lewat Workshop Keramik
BACA JUGA:Open Space, Tren Desain Rumah Minimalis 2026 yang Masih Jadi Idola
Hal itu bertujuan untuk mengasah sensitivitas desain peserta sebelum terjun sepenuhnya ke dunia profesional industri.

PENGUMUMAN 5 sketsa terbaik mengakhiri workshop arsitektur pada 7 Maret 2026 di Tostem Showroom, Surabaya.-Adinda Rahmatanti-Harian Disway
Dari sisi industri riil, Raymond Gunawan, branch manager TOSTEM Surabaya, memberikan perspektif mengenai kebebasan berkreasi yang tetap harus terukur.
Ia menegaskan bahwa hasil karya tetap memperhatikan standar keamanan. “Setelah mengeksplorasi ide kreatif, karya diarahkan ke safety. Sehingga secara estetika dapat, tetapi kemanan produk pun juga dapat,” terangnya.
Setelah seluruh peserta mengumpulkan sketsanya, para dosen dan praktisi bersama-sama mengevaluasi karya-karya mereka.
BACA JUGA:Experience Gallery Ajak Publik Rasakan Langsung Sensasi Baru Interior Modern
BACA JUGA:Tren Soft Geometry Diprediksi Mendominasi Desain Interior Rumah pada 2026
Sebagai bentuk apresiasi terhadap usaha dan eksplorasi ide yang dilakukan, lima peserta dengan hasil karya terbaik diumumkan untuk maju ke depan dan menerima hadiah.
Melalui kolaborasi pembelajaran itu, diharapkan mahasiswa dan siswa sma dapat memahami bahwa penguasaan teknik dasar merupakan kompetensi penting yang mendukung profesionalisme seorang arsitek di masa depan. (*)
*) Peserta Magang Kemnaker RI
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: