Efek Campur BBM Pertamina dan BBM Swasta pada Mesin Motor Injeksi 2026

Efek Campur BBM Pertamina dan BBM Swasta pada Mesin Motor Injeksi 2026

Mencampur bahan bakar berbeda jenis saat perjalanan mudik dapat memengaruhi performa mesin, terutama pada motor dengan sistem injeksi modern.--Pinterest

Agar performa mesin tetap terjaga selama perjalanan mudik, terapkan panduan berikut:

  • Prioritaskan konsistensi: Gunakan jenis BBM yang sama sepanjang perjalanan jika memungkinkan.
  • Kenali spesifikasi motor: Cek buku manual untuk mengetahui oktan minimal yang direkomendasikan pabrikan.
  • Hindari pencampuran ekstrem: Jika terpaksa mengisi BBM berbeda, lakukan secara bertahap dengan volume kecil untuk mengurangi rasio pencampuran drastis.
  • Pantau gejala tidak wajar: Jika muncul suara knocking, tarikan berat, atau indikator mesin menyala, segera periksa ke bengkel resmi.
  • Gunakan bahan bakar berkualitas: Pilih SPBU dengan reputasi baik dan hindari sumber BBM yang meragukan.

BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Perkuat Pasokan BBM Dukung Pemulihan Aceh Pascabencana

BACA JUGA:Pemerintah Pertimbangkan WFH dan Empat Hari Kerja Seminggu, Antisipasi Krisis BBM Akibat Perang

Mencampur BBM dari berbagai merek dalam kondisi darurat mungkin tidak langsung merusak mesin motor injeksi.

Tetapi bukan praktik yang direkomendasikan untuk penggunaan jangka panjang. Terutama saat mesin bekerja keras di suhu tinggi selama mudik.

Memahami spesifikasi kendaraan, merencanakan rute pengisian BBM, dan menjaga konsistensi jenis bahan bakar menjadi kunci agar mesin tetap andal, performa optimal, dan perjalanan mudik berjalan lancar tanpa kendala teknis yang tidak terduga. (*)

*)Mahasiswa magang dari Program Studi Ilmu Hadits, UINSA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: