Gubernur Khofifah Berangkatkan Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar
Khofifah melepas peserta mudik gratis di Pelabuhan Jangkar, Situbondo-Humas Pemprov Jawa Timur -
SITUBONDO, HARIAN DISWAY – Program mudik dan balik gratis menggunakan kapal, dimulai. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan peserta dari Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Minggu 15 Maret 2026.
Mereka merupakan warga yang akan pulang ke ke Pulau Raas dan Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep. Moda transportasi yang digunakan adalah kapal laut.
Pemberangkatan mudik gratis ditandai dengan penekanan sirine oleh Gubernur Khofifah. Kapal pun berlayar menuju dua pulau di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep tersebut.
Khofifah mengatakan program mudik gratis merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap masyarakat. Mereka setiap tahun menjalankan tradisi pulang kampung untuk merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga.
BACA JUGA:Gubernur Khofifah Kendalikan Inflasi Melalui Pasar Murah Sembako Harga Subsidi

Khofifah menyapa penumpang yang hendak mudik ke Pulau Raas dan Sapudi, Sumenep-Humas Pemprov Jawa Timur -
“Selamat mudik, selamat libur Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah. Semoga perjalanan panjenengan semua lancar, aman, dan selamat sampai tujuan. Salam hangat untuk seluruh keluarga di rumah,” ujar Khofifah saat melepas para penumpang.
Program mudik gratis jalur laut dilaksanakan dengan total frekuensi pelayaran sebanyak 12 trip selama periode angkutan Lebaran. Setiap pelayaran memiliki kapasitas 250 penumpang serta 100 unit kendaraan roda dua atau sepeda motor.
Dengan skema tersebut, total kapasitas program Mudik-Balik Gratis Kapal Laut Tahun 2026 mencapai 3.000 penumpang dan 1.200 unit sepeda motor.
Menurut Khofifah tradisi mudik memiliki makna yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia, khususnya para perantau yang ingin kembali berkumpul bersama keluarga setelah menjalani aktivitas sepanjang tahun.
BACA JUGA:Mudik Bareng Pertamina 2026, Dukung Program Pemerintah Hemat Energi
Karena itu, ia menegaskan bahwa aspek keselamatan perjalanan harus menjadi prioritas utama. “Saya mohon seluruh penumpang mematuhi aturan selama perjalanan dan menjaga ketertiban di atas kapal agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman,” tegasnyi.
Khofifah juga mengingatkan para awak kapal dan otoritas pelabuhan untuk memastikan seluruh standar keselamatan pelayaran terpenuhi secara optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: