Arsenal vs Leverkusen 2-0 (Agg 3-1), The Gunners Sambut Sporting CP di 8 Besar
Selebrasi pemain Arsenal usai Eberechi Eze buka keunggulan bagi The Gunners atas Bayer Leverkuse (Agg 2-1) dalam laga leg kedua 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu 18 Maret 2026--Uefa.com
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-36 melalui gol spektakuler Eberechi Eze. Berawal dari umpan Trossard di depan kotak penalti, Eze mengontrol bola dengan sentuhan pertama yang cerdas.
Ia memutar tubuh, lalu melepaskan tembakan keras ke sudut kiri atas gawang. Blaswich yang tampil impresif sepanjang babak pertama tak mampu berbuat banyak menghadapi tembakan tersebut.

Gol Eberechi Eze buka keunggulan bagi Arsenal atas Bayer Leverkuse (Agg 2-1) dalam laga leg kedua 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu 18 Maret 2026--Uefa.com
Hingga turun minum, skor 1-0 bertahan, dengan Arsenal mencatatkan lebih banyak peluang dan kontrol permainan yang lebih baik.
Pada babak kedua, Leverkusen mencoba bangkit dan tampil lebih agresif. Namun, mereka tetap kesulitan menembus pertahanan rapat Arsenal. Beberapa upaya dari jarak jauh tidak membuahkan hasil, sementara serangan balik Arsenal tetap berbahaya.
BACA JUGA:Arsenal Kebobolan Lewat Bola Mati, Mikel Arteta Ngamuk
BACA JUGA:Rating Pemain Arsenal yang Ditahan Imbang Leverkusen 1-1, Terbaik Bukan Kai Havertz
Pada menit ke-63, Arsenal menggandakan keunggulan lewat Declan Rice. Berawal dari situasi bola liar di luar kotak penalti, Rice dengan tenang melepaskan tembakan kaki kanan yang mengarah ke sudut bawah gawang.
Gol itu memperbesar keunggulan menjadi 2-0 sekaligus membuat posisi Arsenal semakin aman dalam pertandingan. Setelah gol kedua, Arteta sudah berani melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga kebugaran tim.

Gol Declan Rice gandakan keunggulan Arsenal atas Leverkusen (Agg 3-1) dalam laga leg kedua 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu 18 Maret 2026--Uefa.com
Di sisi lain, Leverkusen juga mencoba mengubah strategi dengan memasukkan pemain seperti Patrik Schick. Tapi tetap kesulitan menciptakan peluang bersih.
Salah satu momen penting terjadi pada menit ke-72. Ketika Kai Havertz sempat mencetak gol dalam penampilan ke-100-nya untuk Arsenal. Namun, gol tersebut dianulir karena dianggap terjadi pelanggaran dan handball dalam prosesnya.
BACA JUGA:Leverkusen vs Arsenal 1-1, The Gunners Diselamatkan Penalti di Menit Akhir
BACA JUGA:Arsenal Dikritik Soal Bola Mati, Rooney Pasang Badan untuk Arteta
Leverkusen sebenarnya memiliki beberapa peluang di sisa pertandingan, termasuk tembakan Kofane yang memaksa David Raya melakukan penyelamatan gemilang. Namun, secara keseluruhan, penyelesaian akhir mereka kurang efektif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber