QRIS Palsu Marak Jelang Mudik Lebaran 2026, Begini Cara Lindungi Saldo M-Banking!

QRIS Palsu Marak Jelang Mudik Lebaran 2026, Begini Cara Lindungi Saldo M-Banking!

Waspada QRIS palsu saat mudik Lebaran 2026. Kenali ciri-cirinya dan terapkan langkah aman agar transaksi digital tetap terlindungi dari penipuan.- Anna Shvets - Harian Disway

JAKARTA, HARIAN DISWAY - Modus penipuan digital kembali marak menjelang arus mudik Lebaran 2026. Salah satunya melalui penyebaran QRIS palsu di posko mudik gadungan.

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Terlebih saat melakukan transaksi non-tunai di perjalanan.

Pelaku kejahatan memanfaatkan meningkatnya penggunaan pembayaran digital. Yakni dengan menempelkan kode QRIS palsu di lokasi strategis. Termasuk area istirahat tidak resmi.

QRIS palsu umumnya dibuat menyerupai milik pelaku usaha resmi. Sehingga sulit dibedakan secara kasat mata.

BACA JUGA:PDIP Kabupaten Mojokerto Dirikan Posko Mudik Lebaran, Sediakan Tempat Istirahat hingga Layanan Dasar

BACA JUGA:BSI Buka 8 Posko Mudik Jawa–Sumatra, Sediakan Layanan Kesehatan hingga Transaksi Digital

Modus itu kerap ditemukan di tempat umum. Seperti bazar, tempat ibadah, hingga titik keramaian sementara saat mudik.

Di sisi lain, pemerintah telah menyediakan ratusan posko mudik resmi. Guna menunjang keamanan dan kenyamanan pemudik.

Tercatat sebanyak 496 posko dapat diakses informasinya melalui Google Maps. Bertujuan untuk memudahkan masyarakat menemukan lokasi yang terpercaya.

Ciri QRIS palsu dapat dikenali dari nama merchant yang tidak sesuai dengan lokasi transaksi. Selain itu, kode QR palsu sering berupa stiker tempelan. Tampak seperti baru. Tapi mencurigakan.

BACA JUGA:BPJS Kesehatan Siagakan Posko Mudik di Delapan Titik: Ini Lokasinya di Sidoarjo

BACA JUGA:Dukung Kelancaran Arus Balik, BRI Dirikan Posko Mudik di Bandara dan Rest Area

Untuk menghindari QRIS palsu, masyarakat diimbau menerapkan langkah-langkah pencegahan berikut:

  • Periksa nama merchant yang muncul di aplikasi sebelum menyelesaikan pembayaran.
  • Hindari memindai QRIS yang ditempel tidak rapi atau menutupi kode lain.
  • Gunakan hanya aplikasi mobile banking atau dompet digital resmi.
  • Pastikan bertransaksi di posko atau tempat yang jelas dan terverifikasi.
  • Jangan terburu-buru saat melakukan pembayaran. Terutama di lokasi ramai.
  • Hindari memindai kode QR dari sumber tidak dikenal. Termasuk pesan atau media sosial.

Langkah pencegahan tersebut dinilai efektif untuk meminimalkan risiko penipuan selama arus mudik. Kesadaran pengguna menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan transaksi digital.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: