Iran Tak Mundur dari Piala Dunia, Tapi Tolak Main di AS? Ini Situasinya

Iran Tak Mundur dari Piala Dunia, Tapi Tolak Main di AS? Ini Situasinya

Iran tetap bersiap untuk Piala Dunia 2026 namun menolak bermain di AS akibat tensi politik, memicu ketidakpastian lokasi laga grup melawan Belgia dan Mesir.-Fatameh Bahrami-Getty Images

HARIAN DISWAY - Presiden federasi sepak bola Iran, Mehdi Taj, menegaskan bahwa negaranya tetap mempersiapkan diri untuk tampil di Piala Dunia 2026 meski sempat melontarkan ancaman untuk “memboikot Amerika Serikat.” 

Pernyataan tersebut muncul di tengah ketegangan politik setelah serangan udara yang melibatkan United States dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari.

Situasi semakin rumit setelah menteri olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menyatakan bahwa tim nasional tidak bisa ikut Piala Dunia “dalam kondisi apa pun” menyusul wafatnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam salah satu serangan tersebut.

Meski begitu, hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari Iran untuk mundur dari turnamen yang akan digelar di United States, Canada, dan Mexico. Status Iran masih menggantung karena adanya pernyataan yang saling bertentangan dari berbagai pihak.

Presiden AS Donald Trump juga ikut menyoroti isu ini, bahkan menyebut kehadiran Iran di turnamen tersebut bisa berisiko bagi keselamatan mereka sendiri. Hal ini semakin menambah ketidakpastian terkait partisipasi Iran.

BACA JUGA:Kans Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Terbuka

BACA JUGA:Perang Iran Ganggu Persiapan, Irak Desak FIFA Tunda Laga Playoff PIala Dunia

Namun, Taj mencoba meluruskan situasi dengan pernyataan yang lebih moderat. Ia menegaskan bahwa Iran hanya akan memboikot Amerika sebagai negara, bukan ajang Piala Dunia itu sendiri. 

Tim nasional Iran bahkan tetap menjalani pemusatan latihan di Turki dan merencanakan laga uji coba sebagai bagian dari persiapan.

Jadwal di AS Jadi Sorotan, FIFA Belum Ubah Keputusan


Di tengah ancaman boikot laga di Amerika Serikat, Meksiko menawarkan diri jadi tuan rumah alternatif bagi timnas Iran untuk fase grup Piala Dunia 2026.--Getty Images

Masalah lain muncul karena seluruh pertandingan fase grup Iran dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat. 

Iran akan menghadapi Selandia Baru dan Belgia di SoFi Stadium, California, sebelum melawan Mesir di Seattle. Kondisi ini membuat potensi konflik semakin besar jika ketegangan politik belum mereda.

Sebagai alternatif, Mexico sempat menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah pertandingan Iran. 

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum Pardo, menyatakan negaranya terbuka dan memiliki hubungan diplomatik dengan semua negara. Namun, keputusan tetap berada di tangan FIFA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: sport illustrated