Final Carabao Cup Arsenal vs Manchester City, The Gunners Dihantui Cedera

Final Carabao Cup Arsenal vs Manchester City, The Gunners Dihantui Cedera

Arsenal terancam tampil tanpa Odegaard dan Timber di final Carabao Cup kontra Man City (22/3), Arteta harus putar otak tentukan skuad demi amankan trofi pertama.--Getty Images

HARIAN DISWAY - Arsenal tengah menghadapi dilema jelang final Carabao Cup melawan Manchester City, terutama terkait kondisi dua pemain penting mereka, Martin Odegaard dan Jurrien Timber

Keduanya masih diragukan tampil di laga puncak yang akan digelar di Wembley Stadium pada Minggu malam WIB, 22 Maret 2026, pukul 23.30 WIB.

Odegaard belum kembali bermain sejak hasil imbang melawan Brentford bulan lalu, sementara Timber mengalami cedera dan harus ditarik keluar saat Arsenal menang 2-0 atas Everton pekan lalu. 

Absennya dua pemain tersebut tentu berdampak besar bagi keseimbangan tim, mengingat peran vital mereka dalam skema permainan.

Pelatih Mikel Arteta mengakui bahwa kondisi keduanya masih belum pasti. Ia menyebut sesi latihan terakhir sebelum pertandingan akan menjadi penentu apakah mereka cukup fit untuk tampil di final. 

BACA JUGA:Arsenal Bidik Quadruple: Peluang Juara Premier League, Carabao Cup, FA Cup dan Liga Champions

BACA JUGA:Marc Guehi Tak Bisa Main Lawan Arsenal di Final Carabao Cup, Ini Sebabnya


Aksi Jurrien Timber dalam laga Bayer Leverkusen vs Arsenal, leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis 12 Maret 2026--Uefa.com

Dalam pernyataannya, Arteta mengisyaratkan harapan bahwa akan ada kabar positif dari para pemain yang sedang dalam pemulihan, meski ia tetap berhati-hati dalam memberikan kepastian.

Situasi itu membuat Arsenal harus bersiap dengan berbagai kemungkinan. Tanpa Odegaard, kreativitas di lini tengah bisa berkurang, sementara absennya Timber akan memengaruhi kekuatan lini belakang. 

Oleh karena itu, keputusan akhir terkait kondisi keduanya menjadi krusial dalam menentukan strategi tim di partai final. Di sisi lain, Arteta juga dihadapkan pada tugas sulit untuk memangkas skuad menjadi hanya 20 pemain sesuai regulasi pertandingan. 

Ia mengakui bahwa keputusan ini tidak mudah, terutama karena banyak pemain telah berkontribusi sepanjang perjalanan tim di kompetisi ini. 

Memberikan kesempatan kepada semua pemain jelas mustahil, sehingga pemilihan skuad menjadi dilema tersendiri bagi sang pelatih.

BACA JUGA:Disingkirkan Arsenal di Carabao Cup, Rosenior: Chelsea Sudah di Jalur yang Benar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: goal.com