Kebakaran Pabrik di Korea Selatan, 14 Tewas, 60 Lebih Terluka

Kebakaran Pabrik di Korea Selatan, 14 Tewas, 60 Lebih Terluka

Kebakaran Pabrik di Korea Selatan, 14 Tewas, 60 Lebih Terluka. Petugas berjibaku memadamkan api.-YONHAP VIA AFP-

DAEJEON, HARIAN DISWAY-Kebakaran besar melanda pabrik suku cadang mobil di kota Daejeon, Korea Selatan, Jumat siang, 20 Maret 2026. Api baru berhasil dipadamkan menjelang tengah malam. Sabtu, 21 Maret 2026, otoritas setempat merilis jumlah korban sementara. Sebanyak 14 orang tewas dan lebih dari 60 orang luka-luka.

Menurut pejabat setempat, 25 orang dalam kondisi kritis. Sedangkan 35 orang lainnya luka ringan.

Kebakaran terjadi di fasilitas milik Anjun Industrial, perusahaan pemasok komponen mesin untuk produsen otomotif seperti Hyundai dan Kia.

Api mulai berkobar saat waktu makan siang. Si jago merah dengan cepat menyebar dan melahap seluruh bangunan.

Api itu baru padam pukul 23.48 waktu setempat. Lebih dari 500 personel gabungan dari pemadam kebakaran, kepolisian, dan tim penyelamat dikerahkan ke lokasi.

BACA JUGA:Kebakaran Dahsyat Landa Bazar di Teheran, Tidak Ada Korban Jiwa

BACA JUGA:Kedubes AS di Riyadh Diserang Dua Drone, Kebakaran Terjadi di Tengah Eskalasi Iran–AS

Kepala pemadam kebakaran distrik Daedeok, Nam Deuk-woo, menyebut kondisi bangunan sempat menyulitkan proses evakuasi. Petugas awalnya tidak dapat memasuki gedung karena khawatir terjadi runtuhan. “Api menyebar sangat cepat, diduga dipicu ledakan,” ujarnya.

Data dari kantor berita Yonhap News Agency menyebutkan, sekitar 170 pekerja berada di dalam pabrik saat kebakaran terjadi. Sejumlah korban ditemukan di berbagai lantai. Satu orang di lantai pertama, empat di lantai dua, dan sembilan di lantai tiga.

Saksi mata melihat kepulan asap tebal berwarna abu-abu membumbung tinggi dari kompleks pabrik. Beberapa pekerja melompat dari bangunan untuk menyelamatkan diri. Sebagian korban mengalami luka akibat jatuh, sementara lainnya mengalami gangguan pernapasan akibat menghirup asap.


Kebakaran Pabrik di Korea Selatan, 14 Tewas, 60 Lebih Terluka. Petugas berjibaku memadamkan api.-YONHAP VIA AFP-

Tim pemadam juga berfokus mencegah api merambat ke fasilitas lain di sekitar lokasi. Selain itu, mereka mengevakuasi bahan kimia berbahaya dari dalam pabrik. Sedikitnya 100 kilogram bahan kimia reaktif berhasil diamankan untuk mencegah risiko ledakan lanjutan.

Dalam operasi tersebut, sekitar 120 unit kendaraan dan peralatan dikerahkan, termasuk pesawat pemadam, kendaraan meriam air tanpa awak, serta dua robot pemadam untuk menjangkau area sulit.

Pemerintah Korea Selatan langsung mengaktifkan sistem penanganan bencana terpusat. Presiden Lee Jae Myung memerintahkan pengerahan seluruh sumber daya guna mempercepat penanganan dan penyelamatan korban.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: