IHSG Menguat 2,71 Persen Hari Ini, Ancaman Harga Minyak Jadi Penghambat

IHSG Menguat 2,71 Persen Hari Ini, Ancaman Harga Minyak Jadi Penghambat

IHSG menguat di tengah aksi unjuk rasa-disway.id/Bianca Khairunnisa-

JAKARTA, HARIAN DISWAY – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan tren penguatannya pada perdagangan Rabu, 10 Juni 2026.

Setelah sempat berfluktuasi sepanjang sesi perdagangan, IHSG akhirnya ditutup menguat 2,71 persen ke level 5.902,38.

Kenaikan tersebut menjadi sinyal membaiknya sentimen investor setelah pasar keuangan domestik sempat mengalami tekanan dalam beberapa pekan terakhir akibat pelemahan rupiah dan meningkatnya ketidakpastian global.

BACA JUGA:IHSG Melonjak 7,57 Persen, Rupiah Menguat, Kepercayaan Investor Mulai Pulih?

BACA JUGA:IHSG Tertekan Hebat, IPOT Imbau Investor Hindari 'Averaging Down' Agresif

Penguatan IHSG kali ini dipimpin oleh saham-saham sektor Transportation & Logistics yang naik 4,51 persen dan sektor Technology yang menguat 4,37 persen.

Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk Reza Priyambada menilai penguatan pasar tidak terlepas dari mulai pulihnya kepercayaan investor terhadap langkah stabilisasi yang dilakukan Bank Indonesia.

"Kemudian nilai tukar mata uang USD/IDR tercatat berada di level Rp17.998 per dolar AS," ujar Reza dikutip disway.id, Kamis, 11 Juni 2026.

Menurutnya, stabilitas nilai tukar rupiah menjadi salah satu faktor penting yang mendorong pelaku pasar kembali melakukan akumulasi saham setelah sebelumnya terjadi aksi jual besar-besaran.

BACA JUGA:IHSG Anjlok Diprediksi hingga Pekan Depan

BACA JUGA:Rupiah Sedikit Membaik, Dolar AS Ditekan ke Level Rp17.900 pada Perdagangan Hari Ini

Secara teknikal, pergerakan IHSG juga menunjukkan sinyal positif. Candle terakhir membentuk pola two white soldier, yang kerap diartikan sebagai indikasi tren bullish jangka pendek.

Selain itu, indeks berhasil menembus garis rata-rata pergerakan lima hari (MA5) dan indikator stochastic menunjukkan pola golden cross.

Meski demikian, optimisme pasar belum sepenuhnya bebas dari risiko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: