Liverpool Kalah Lagi, Arne Slot Semprot Performa Florian Wirtz Cs
Arne Slot ungkap kekecewaannya usai Liverpool kalah 2-3 lawan Brighton pada Sabtu, 21 Maret 2026--Getty Images
Selain itu, lini pertahanan mereka mudah ditembus dan kurang disiplin dalam menjaga pemain lawan. Slot menegaskan bahwa tekanan besar di Liverpool adalah hal yang wajar, tetapi tim harus mampu menjawabnya dengan performa yang lebih stabil.
"Target utama tetap jelas, kami harus mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan. Meskipun, jika kami realistis, situasi saat ini semakin sulit," ia mengakui.
Brighton Percaya Diri, Momentum Terus Terjaga

Selebrasi Danny Welbeck usai buka keunggulan Brighton atas Liverpool dalam laga Premier League 2025/2026 matchday ke-31, Sabtu 21 Maret 2026-Gareth Fuller-PA
Di sisi lain, Brighton & Hove Albion justru semakin percaya diri. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa mereka sedang berada dalam tren positif, dengan empat kemenangan dari lima pertandingan terakhir di Premier League.
Pelatih Fabian Hurzeler memuji penampilan timnya, terutama di babak kedua. Ia menilai Brighton tampil jauh lebih baik setelah jeda dan mampu mengontrol permainan. "Babak kedua kami bermain sangat bagus dan menunjukkan kualitas kami," ujarnya.
BACA JUGA:Liverpool Belum Stabil, Arne Slot Bisa Dipecat Jika Tak Tembus Empat Besar
BACA JUGA:Mac Allister Cetak Gol Telat, Slot Akui Liverpool Menang Beruntung Lawan Forest
Hurzeler juga menekankan pentingnya dukungan suporter di kandang. Ia ingin menjadikan Amex Stadium sebagai tempat yang sulit bagi tim lawan. Menurutnya, energi dari para fans membantu tim tampil lebih agresif dan percaya diri.
Secara keseluruhan, Brighton memang tampil lebih tajam dan berbahaya. Mereka tidak hanya mampu mencetak gol, tetapi juga terus menekan hingga akhir laga.
Bahkan, mereka terlihat lebih dekat menambah gol ketiga dibanding Liverpool mencetak gol penyeimbang. Hasil tersebut membuat Brighton semakin dekat dengan zona Eropa, sementara Liverpool justru semakin tertekan.
Jika performa kedua tim tetap seperti ini, arah musim mereka bisa sangat berbeda—Brighton melaju naik, sementara Liverpool terus tertinggal dalam persaingan papan atas. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: fotmob