Jakarta-Cikampek Padat, Contraflow Diperpanjang, Rest Area KM 57 A Diberlakukan Buka-Tutup
Kepadatan di Jalan Tol Jakarta Cikampek pada Minggu siang, Jasa Marga perpanjang Contraflow hingga KM 55-Jasa Marga-
HARIAN DISWAY — PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) kembali menambah volume rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan arus mudik Idulfitri 1447 H yang terus meningkat menuju wilayah Timur Trans Jawa. Terhitung mulai pukul 12.24 WIB pada Minggu, 22 Maret 2026, skema contraflow diperpanjang menjadi dua lajur dari KM 55 hingga KM 70 arah Cikampek.
Penerapan contraflow 2 lajur ini dilakukan berdasarkan diskresi Kepolisian untuk memastikan kelancaran arus kendaraan di jalur utama Tol Jakarta–Cikampek. JTT bersama pihak Kepolisian melakukan pemantauan intensif di lapangan agar pengaturan lalu lintas berjalan optimal dan tetap mengedepankan aspek keselamatan.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (PT JTT) Ria Marlinda Paallo menjelaskan bahwa langkah strategis ini diambil sebagai respons atas situasi lalu lintas terkini.
"Pemberlakuan contraflow 2 lajur dari KM 55 hingga KM 70 dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan yang menuju wilayah Timur. Kami terus berkoordinasi dengan Kepolisian untuk memastikan pengaturan ini berjalan kondusif," ujar Ria.
BACA JUGA:Volume Kendaraan Melonjak 131 Persen, Rekayasa Contraflow Diberlakukan di Tol Jakarta–Cikampek
BACA JUGA:Puncak Arus Mudik Tercatat di H-3 Jelang Lebaran, Tertinggi di Moda Penyeberangan
Selain rekayasa di jalur utama, JTT juga memberlakukan sistem buka-tutup secara situasional pada akses masuk Rest Area KM 57 A arah Cikampek. Langkah ini diambil guna mengantisipasi kepadatan kendaraan yang keluar-masuk area istirahat, yang berpotensi memicu antrean panjang hingga ke jalur tol.

Persiapan pemberlakukan skema Contraflow di KM 47 Jalan Tol Jakarta Cikampek pada Minggu pagi-Jasa Marga-
"Pengaturan buka-tutup akses menuju Rest Area KM 57 A dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan. Hal ini penting untuk mencegah gangguan kelancaran arus di jalur utama," tambah Ria.
BACA JUGA:Arus Mudik Berakhir, Ditjen Hubdat Minta Pemudik Hindari Puncak Arus Balik
Sebagai alternatif guna menghindari penumpukan di satu titik, pemudik diimbau untuk memanfaatkan fasilitas rest area lainnya di sepanjang Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek maupun ruas lanjutan Trans Jawa. Pengguna jalan juga disarankan untuk menggunakan rest area di Ruas Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi bagi yang mengarah ke Bandung agar distribusi kendaraan lebih merata.
JTT juga mengingatkan para pengguna jalan untuk memastikan kondisi fisik pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima. Selain itu, pemudik diminta untuk mewaspadai potensi perubahan cuaca selama perjalanan, menjaga jarak aman, serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum masuk ke jalan tol.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: