Arus Balik Lebaran 2026, Tarif Tol Dipangkas 30 Persen Pada 26-27 Maret

Arus Balik Lebaran 2026, Tarif Tol Dipangkas 30 Persen Pada 26-27 Maret

PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat 228 Kendaraan melintas di GT Cikampek Utama saat pemberlakuan diskon tarif tol pada H-5 Idul Fitri 1447 Hijriah-Dok. Jasa Marga-

Ia memperkirakan akan terjadi dua gelombang pada arus balik pada libur Lebaran 2026. Untuk gelombang pertama terjadi 24 Maret 2026 dan gelombang kedua terjadi pada 28-29 Maret 2026.


Diskon tarif tol sebesar 30 persen lebaran 2026 berlaku 15–16 Maret--pinterest

Kebijakan tersebut dinilai strategis, mengingat arus balik biasanya menjadi momen dengan lonjakan kendaraan paling tinggi setelah Idulfitri 1447 Hijriah.

Potongan tarif tersebut berlaku untuk perjalanan menerus, misalnya dari Gerbang Tol Kalikangkung menuju Gerbang Tol Cikampek Utama, maupun arah sebaliknya.

Jalur tersebut memang dikenal sebagai salah satu rute paling padat selama musim mudik dan balik Lebaran.

BACA JUGA:Jadwal One Way, Contraflow, dan Ganjil Genap Mudik Lebaran 2026 Hari Ini, Masih Berlaku di Tol Trans Jawa

BACA JUGA:One Way Nasional Diberlakukan, Arus Mudik Lebaran 2026 Dialihkan dari KM 70 hingga Kalikangkung

Namun, tak semua ruas tol memiliki jadwal yang sama. Beberapa jalan tol menerapkan skema diskon dengan waktu berbeda. Misalnya, Tol Tangerang–Merak yang memberikan potongan tarif pada 12–13 Maret 2026 serta 31 Maret hingga 1 April 2026.

Selain itu, Tol Kayuagung–Palembang juga mendapatkan tambahan periode diskon pada 14, 28, dan 29 Maret 2026. Sementara Tol Cimanggis–Cibitung menetapkan potongan tarif pada 21 hingga 22 Maret 2026.

Sejumlah ruas tol lainnya bahkan sudah lebih dulu menerapkan kebijakan serupa dengan skema yang berbeda.

Tol Becakayu, misalnya, memberikan diskon dynamic pricing sebesar 10 hingga 20 persen yang berlaku hingga 31 Maret 2026. Sedangkan Tol Cibitung–Cilincing menawarkan potongan tarif yang cukup variatif, mulai dari 12 hingga 44 persen khusus untuk kendaraan Golongan II hingga V hingga 30 April 2026.

Dengan beragam skema tersebut, masyarakat memiliki lebih banyak opsi untuk menyesuaikan perjalanan agar lebih efisien, baik dari segi waktu maupun biaya.

Namun, BPJT tetap mengingatkan agar pengguna jalan tol tidak hanya fokus pada potongan harga semata.

Masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan dengan bijak. Selain membantu menghemat biaya, pengaturan jadwal juga penting untuk menghindari kepadatan. Terutama di titik-titik rawan kemacetan saat puncak arus balik. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: