Prabowo Beri Kesempatan TNI dan Polri Berbenah: Tidak Ada yang Kebal Hukum

Prabowo Beri Kesempatan TNI dan Polri Berbenah: Tidak Ada yang Kebal Hukum

Prabowo beri kesempatan TNI dan Polri untuk berbenah secara internal, atau hadapi langkah tegas pemerintah-Bakom RI -

HARIAN DISWAY - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk membenahi aparat penegak hukum, termasuk Polri dan TNI, sebagai upaya memperkuat fondasi negara dan meningkatkan kepercayaan publik.

Presiden mengatakan, reformasi tidak hanya terbatas pada satu institusi, melainkan mencakup seluruh perangkat negara yang memiliki peran dalam penegakan hukum.

“Yang saya ingin lakukan adalah transformasi bangsa. Saya ingin perbaiki kondisi bangsa itu semua termasuk di situ adalah alat-alat penegak hukum,” ujar Prabowo dalam dialog bersama sejumlah tokoh dan jurnalis di kediamannya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Menurut Presiden, keberadaan lembaga penegak hukum yang profesional dan berintegritas menjadi syarat mutlak bagi negara yang kuat dan berhasil. “Hukum, the rule of law, itu bagian penting daripada negara yang kuat dan berhasil,” tegasnya.

Prabowo memastikan tidak ada toleransi terhadap pelanggaran hukum, termasuk yang dilakukan oleh aparat negara. Ia mengingatkan bahwa tindakan oknum dapat merusak kepercayaan terhadap institusi secara keseluruhan.

BACA JUGA:Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah di Seluruh Indonesia dalam 5 Tahun

BACA JUGA:Pesan Idulfitri Presiden Prabowo, Ajak Masyarakat Indonesia Perkuat Persaudaraan

Presiden mengakui masih banyak oknum yang menyalahgunakan kewenangannya. “Mungkin beberapa oknum dia punya power, dia bisa berbuat seenaknya, tapi ratusan ribu polisi yang lain terkena nama jeleknya,” ungkapnya.

Dalam upaya pembenahan tersebut, ia menyatakan akan memberikan kesempatan kepada masing-masing institusi untuk melakukan perbaikan secara internal. Namun, apabila tidak ada perubahan, pemerintah akan mengambil langkah tegas.

“Saya pertama ingin memberi kesempatan tiap lembaga membersihkan diri. Kamu bisa perbaiki diri nggak? Kalau kau perbaiki diri saya kasih kesempatan,” ujarnya.

BACA JUGA:Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Komitmen Sumbang USD 1 Miliar untuk BoP

BACA JUGA:Potret Prabowo Salat Id dan Rayakan Idulfitri Bersama Masyarakat Aceh Tamiang

Presiden juga menyoroti pentingnya pengawasan di lapangan, termasuk terhadap praktik-praktik ilegal yang seharusnya dapat dicegah oleh aparat. Misalnya dalam kasus tambang. 

“Bagaimana ada tambang ilegal babinsa tidak tahu? danramil tidak tahu? kodim tidak tahu? dandim tidak tahu?” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: