Mengenal Teknologi Alur Mikro Ban Michelin untuk MotoGP 2026

Mengenal Teknologi Alur Mikro Ban Michelin untuk MotoGP 2026

Salah satu tikungan paling ikonik di sirkuit Circuit of The Americas (COTA), tempat berlangsungnya GP Austin 2026--Twitter Brembo @BremboBrakes

HARIAN DISWAY- Di tengah panas ekstrem dan karakter lintasan yang paling menuntut di kalender, MotoGP Austin 2026 menyuguhkan strategi pertarungan ban dan daya tahan. Michelin mengusung filosofi baru, sementara duel Marc Marquez dan Marco Bezzecchi siap menjadi sorotan utama.

Circuit of the Americas (COTA) di Austin, Texas, telah menjadi tuan rumah MotoGP sejak 2013. Dengan panjang 5,513 km, sirkuit ini memiliki 20 tikungan (11 ke kiri dan 9 ke kanan), serta perubahan elevasi yang spektakuler, termasuk tanjakan setinggi 40 meter menuju tikungan pertama. Ditambah lintasan lurus sepanjang lebih dari 1.200 meter,  membuat motor dapat melaju hingga melampaui 350 km/jam.

GP Austin juga menghadirkan tantangan unik bagi ban, mengingat beban mekanis yang tinggi serta kompleksitas permukaan lintasannya.

Pabrikan ban Michelin akan menerapkan filosofi baru pada musim 2026, dengan alokasi ban yang hanya menyediakan dua pilihan kompon untuk depan dan belakang. Namun, jumlah ban depan per spesifikasi akan lebih banyak dibandingkan ban belakang.

Untuk ban depan, tersedia dua spesifikasi kompon, yakni Soft dan Medium, dengan pola tapak simetris. Sementara itu, ban belakang juga memiliki dua spesifikasi, Soft dan Medium, tetapi menggunakan pola tapak asimetris, dengan sisi kanan diperkuat guna memenuhi permintaan karakter sirkuit.

BACA JUGA:Strategi Baru Ducati Picu Ketegangan, Gresini Jadi Korban?

BACA JUGA:Manuver Besar MotoGP: Gresini Pakai Mesin Honda di Era Baru 2027

Pemilihan ini didasarkan pada kinerja impresif yang diamati sepanjang musim 2025, sekaligus sebagai bagian dari adaptasi terhadap pengurangan jumlah spesifikasi ban yang disediakan Michelin.

"Kami tiba di Austin dengan pengetahuan luas tentang sirkuit ini serta solusi yang telah divalidasi tahun lalu dengan performa yang sangat baik. Sebagai bagian dari filosofi baru 2026, kami mengarahkan alokasi dengan mempertahankan ban Soft dan Medium di depan dan belakang, serta menghapus spesifikasi Hard yang sempat diusulkan untuk ban depan pada 2025," ujar Piero Taramasso, Manajer Kompetisi Kendaraan Roda Dua Michelin Motorsport.

"Ban depan tetap simetris dan menerima beban yang sangat besar di sirkuit ini, bahkan lebih berat dibandingkan banyak sirkuit lain dalam kalender MotoGP. Di bagian belakang, kami mempertahankan pola tapak asimetris dengan sisi kanan yang diperkuat," tambahnya.


Michelin perkenalkan inovasi ban untuk GP Austin 2026--Twitter Michelin Motorsport @Michelin_Sport

Meskipun mayoritas tikungan condong ke kiri, beberapa tikungan ke kanan justru bisa memberikan beban tertinggi pada kompon ban.

Pada tikungan cepat di tikungan 16, 17, dan 18 memberikan tekanan sangat besar pada dinding samping kanan ban belakang, sehingga menuntut penggunaan pola tapak asimetris.

Salah satu tantangan utama di COTA terletak pada heterogenitas permukaan aspal lintasannya. Sirkuit ini menggabungkan berbagai jenis aspal, yang menghasilkan tingkat cengkeraman dan ketahanan ban yang bervariasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: