Kisah UMKM Tercabaikan Bandung, Dari Baso Aci Rumahan hingga Naik Kelas Lewat BRI
Tercabaikan sukses kembangkan baso aci modern di Bandung lewat dukungan pelatihan LinkUMKM BRI.-BRI-BRI
HARIAN DISWAY – Usaha kuliner lokal Tercabaikan asal Bandung berhasil berkembang dari skala rumahan menjadi brand makanan tradisional modern berkat inovasi produk dan dukungan pemberdayaan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.
Berangkat dari ketertarikan terhadap olahan tepung aci, Tercabaikan kini menghadirkan beragam menu khas seperti baso aci, cimol bojot, cireng kuah, mie kocok, kupat tahu, mie ayam, hingga cilok. Berbagai inovasi dilakukan agar kuliner tradisional tetap relevan dengan selera pasar modern.
Produk Tercabaikan dikenal memiliki cita rasa kaya bumbu dengan variasi topping dan isian yang beragam. Inovasi menu juga terus dikembangkan, seperti kupat tahu dengan sambal geprek atau chili oil, hingga baso aci dengan pilihan kuah keju, seblak, dan soto.
Pemilik Tercabaikan, Inggra DP, mengungkapkan bahwa ide usaha ini muncul setelah melihat tingginya minat masyarakat terhadap baso aci saat berkunjung ke Garut.
BACA JUGA:BRI Bina 42.682 Klaster Usaha, Perkuat Ekosistem UMKM dan Ekonomi Daerah
“Dari situ saya penasaran, lalu mencoba membuat sendiri di rumah dan membagikannya sebagai oleh-oleh untuk keluarga,” ujarnya.
Respons positif dari lingkungan sekitar membuat usaha ini berkembang. Bahkan pada acara syukuran pernikahannya di tahun 2017, Inggra membagikan baso aci yang kemudian memicu pesanan pre-order dan menjadi awal perjalanan bisnis Tercabaikan.
Dalam perjalanannya, berbagai tantangan dihadapi, terutama saat seluruh proses usaha masih dikelola secara mandiri, mulai dari produksi hingga pemasaran. Seiring waktu, strategi pemasaran diperluas melalui kanal digital seperti website, marketplace, media sosial, dan WhatsApp Business.
Pengembangan usaha semakin meningkat setelah Inggra mengikuti pelatihan melalui platform LinkUMKM BRI di Rumah BUMN Bandung.
BACA JUGA:BRI Kolaborasi dengan BP Batam, BKPM dan Kementerian UMKM Perkuat Investasi Daerah
BACA JUGA:BRI Gelar Kick Off Consumer Expo 2026, Perkuat Kredit Konsumer dan Undi Hadiah Ratusan Juta
Ia mengaku mendapatkan banyak manfaat, termasuk pelatihan gratis yang relevan dengan kebutuhan usaha, bahkan hingga topik kekinian seperti kecerdasan buatan.
Hingga akhir 2025, LinkUMKM telah dimanfaatkan oleh 14,98 juta pelaku UMKM sebagai sarana pendampingan usaha digital. Platform ini menyediakan enam fitur utama, yakni UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, dan Register NIB, serta didukung 750 modul pembelajaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: