Telepon Penangkis Perang

Telepon Penangkis Perang

ilustrasi Gusti--

Pakistan? GDP‑nya lebih kecil dari Belgia.

Anggaran pertahanannya sebagian utang China.

Tapi Pakistan yang punya intelijen.

Pakistan yang menelepon.

Pakistan yang membuat Washington mendengarkan.

Trump bilang NATO absolutely nothing.

Enam belas menit kemudian, jam 6:39, dia menulis lagi:

Mereka memohon‑mohon kepada kami untuk membuat kesepakatan.

Trump suka gaya begitu.

Dia butuh narasi kemenangan di hadapan publik.

Tapi yang terjadi di belakang layar lain.

Yang dimaksud Trump: Iran.

Yang dimaksud Trump: Araghchi dan Ghalibaf.

Orang yang disebut memohonitu, dua hari lalu, punya koordinat kematian di saku pilot Israel.

Iran tidak memohon.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: