Sinergi Jaga Pesisir, Khofifah Bersih Pantai dan Tanam 1.200 Mangrove di Kenjeran

Sinergi Jaga Pesisir, Khofifah Bersih Pantai dan Tanam 1.200 Mangrove di Kenjeran

Khofifah menanam mangrove jenis Rhizophora Mucronata -Humas Pemprov Jawa Timur -

Pemprov Jatim menunjukkan komitmen dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Data menunjukkan luas mangrove di Jawa Timur terus meningkat, dari 27.221 hektare pada 2021 menjadi 31.067 hektare pada 2025. 

Angka tersebut setara dengan hampir separuh luasan mangrove di Pulau Jawa. Menurutnyi, capaian itu merupakan hasil nyata dari kerja kolaboratif berbagai pihak. 

BACA JUGA:Gubernur Khofifah Dampingi Kepala Basarnas Tinjau Siaga SAR Lebaran di Tanjung Perak

“Sejalan dengan itu, luas lahan kritis di Jawa Timur juga terus menurun, menandakan kualitas lingkungan yang semakin membaik,” kata Khofifah.

Salah satu upaya yang terus digencarkan adalah gerakan Nandur Mangrove. Gerakan tersebut mendorong masyarakat untuk menanam sekaligus merawat mangrove sebagai benteng alami pesisir.

Tak hanya penanaman, kegiatan bersih pantai juga menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran kolektif. Sampah yang berserakan di pesisir dinilai menjadi ancaman serius bagi ekosistem laut jika tidak ditangani bersama.

BACA JUGA:Gubernur Khofifah Bersama Ribuan Warga Semarakkan Takbir dan Parade Bedug di Masjid Al-Akbar

“Ini bukan sekadar mengikuti imbauan, tetapi sudah menjadi kebutuhan kita bersama. Menjaga kebersihan pantai adalah tanggung jawab semua pihak,” ucapnyi.

Mayor Jenderal Oni Junianto menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Jatim dalam kegiatan tersebut. Ia menilai sinergi ini menjadi langkah konkret menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir.

“Ini bentuk nyata sinergi TNI AL dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Khofifah bersama jajaran Pasmar 2 meninjau pameran UMKM yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-25 Pasmar 2. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: