Hospitalk Hari Kesehatan Sedunia: Bahas Penyakit Rahim, Cegah dengan Pap Smear
Tamu hotel dan karyawan mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, mulai dari cek gula darah hingga konsultasi gizi di salah satu ruang meeting hotel Four Points by Sheraton, Surabaya, Tunjungan Plaza.-MARCOM Four Points by Sheraton, Surabaya, Tunjungan Plaza-Harian Disway
SURABAYA, HARIAN DISWAY - Edukasi kesehatan tidak lagi hanya dilakukan di rumah sakit. Pada Selasa, 7 April 2026, RS Kemenkes Surabaya berkolaborasi dengan Four Points by Sheraton Surabaya menggelar podcast Instagram Hospitalk bertema Bicara Rahim: Bukan Sekadar Soal Penyakit, Tapi Soal Masa Depan.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB itu digelar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Sedunia sekaligus menyambut Hari Kartini.
Selain podcast berisi edukasi kesehatan, penyelenggara menyediakan juga berbagai layanan kesehatan gratis. Mulai dari cek gula darah, tekanan darah, konsultasi gizi, hingga pemeriksaan gigi.
Hospitalk menghadirkan dr. Yoan Alexandria Angelina Yosediputra, M.Ked.Klin., Sp.OG (K) Onk sebagai narasumber dan dr. Airin Que, Sp.F.M sebagai host.

HOSPITALK menghadirkan Yoan Alexandria Angelina Yosediputra sebagai narasumber tentang kesehatan rahim. Talkshow dipandu Airin Que.--Dokumentasi Four Points by Sheraton
BACA JUGA: Perjuangan Dina Mariana Melawan Kanker Rahim Selama 3 Tahun Sebelum Meninggal Dunia
BACA JUGA: Langkah Menjaga Kesehatan Reproduksi untuk Perempuan 30-40 Tahun
Yoan menjelaskan bahwa penyakit rahim yang sering diidap perempuan Indonesia didominasi oleh kasus-kasus jinak.
"Jadi penyakit rahim itu yang paling sering ya yang jinak, seperti mioma. Cuma gejala kanker juga sering berupa pendarahan, jadi tetap harus dipastikan lewat screening kesehatan," terangnya.
Dia menekankan pentingnya deteksi dini, terutama bagi perempuan usia 20-an yang sudah aktif secara seksual. Pemeriksaan seperti pap smear dan vaksin HPV menjadi langkah utama pencegahan.
Tak hanya itu, gaya hidup juga berpengaruh besar terhadap kesehatan rahim. Pola makan sehat, olahraga, serta menjaga berat badan dinilai mampu menekan risiko penyakit rahim.
BACA JUGA: Cegah Kanker Serviks, Pemkot Masifkan Vaksinasi HPV
BACA JUGA: Cara Mendapatkan Vaksin HPV untuk Perempuan
Host acara, Airin melihat antusiasme penonton cukup tinggi selama live Instagram. Puluhan orang mengikuti jalannya live dan ada beberapa pertanyaan seputar penyakit dan kesehatan rahim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: