Liverpool Krisis Penyerang, Hugo Ekitike Cedera Hingga 9 Bulan

Liverpool Krisis Penyerang, Hugo Ekitike Cedera Hingga 9 Bulan

Striker Liverpool Hugo Ekitike absen 9 bulan akibat cedera Achilles saat lawan PSG, memaksanya melewatkan sisa musim dan Piala Dunia 2026.--Getty Images

BACA JUGA:Rating Pemain Liverpool Pasca Kalah 1-0 vs Galatasaray, Cuma Ekitike yang Oke

Reaksi Pelatih & Tantangan yang Menanti

Pelatih kepala Arne Slot sebelumnya sudah mengisyaratkan kekhawatiran besar bahkan sebelum hasil medis resmi keluar. Ia menilai cedera tersebut terlihat serius sejak awal kejadian. 

“Terlihat tidak bagus dan semua orang bisa melihat itu,” ujar Slot, mencerminkan kecemasan tim terhadap kondisi pemainnya.

Situasi ini membuat atmosfer di Anfield menjadi muram, terutama karena cedera terjadi tanpa kontak langsung—jenis cedera yang sering kali berujung pada masalah serius. 

Kehilangan Ekitike juga datang di momen yang sangat krusial, ketika Liverpool baru saja tersingkir dari Liga Champions dengan agregat 4-0.

Kini, fokus tim harus segera beralih ke kompetisi domestik. Mereka dijadwalkan menghadapi Everton dalam laga derby Merseyside yang krusial. 


PSG melaju ke semifinal Liga Champions usai bungkam Liverpool 2-0; The Reds merana karena tumpul di depan gawang dan kehilangan Ekitike yang cedera parah.--AFP

Pertandingan itu akan digelar di Hill Dickinson Stadium dan menjadi ujian penting bagi mentalitas tim setelah dua pukulan beruntun: eliminasi dari Eropa dan cedera pemain kunci.

Liverpool saat ini berada di posisi kelima klasemen Premier League dengan 52 poin, dan masih berjuang mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan. 

Beruntung, jatah tambahan untuk klub Inggris memberi sedikit harapan, namun mereka tetap harus menjaga konsistensi di sisa musim.

BACA JUGA:Liverpool vs Fulham 2-0, Ngumoha-Salah Antar The Reds Kembali ke Jalur Kemenangan

BACA JUGA:Liverpool Pertahankan Arne Slot, Abaikan Desakan Pemecatan

Tanpa Ekitike, Slot kemungkinan besar akan mengandalkan kombinasi Cody Gakpo dan Mohamed Salah untuk menghidupkan kembali lini serang yang mulai tumpul. 

Tantangan besar kini adalah bagaimana Liverpool bisa tetap produktif tanpa striker utama mereka, sekaligus menjaga peluang finis di zona Liga Champions. (*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber