Manfaatkan AI, PDIP Jatim Gaet Kader Muda lewat Kaderisasi Pra-Pratama
BAMBANG YUWONO, wakabid Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jatim, menerangkan Kaderisasi Pra-Pratama sebagai sarana pengenalan partai kepada anak muda.--PDIP Jatim
HARIAN DISWAY – DPD PDIP Jawa Timur membuka lebar kesempatan untuk anak muda yang ingin mengenal politik dengan cara menyenangkan. Salah satunya lewat jenjang baru dalam sistem pendidikan politik yang disebut Kaderisasi Pra-Pratama.
Wakabid Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jatim, Bambang Yuwono, menerangkan bahwa program tersebut adalah pintu masuk bagi anak muda dan pengurus baru di tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC). Juga, menjadi sarana mengenal nilai-nilai dasar partai dengan cara yang lebih ringan.
Program tersebut, merupakan instruksi langsung dari DPP partai untuk menyediakan kaderisasi tingkat pemula.
"Nah, maka partai ini juga harus menyesuaikan. Itu sebabnya di internal PDIP juga terus kita melakukan kegiatan-kegiatan yang menampung aspirasi anak muda," ujar Logos, sapaan akrabnya, di Surabaya pada Selasa, 14 April 2026.
BACA JUGA:Reshuffle Kabinet Merah Putih Lagi? Ini Respons PDIP, Golkar, dan Demokrat!
BACA JUGA:PDIP Jatim Minta DPC Blitar Perkuat Basis Partai Lewat Konsolidasi dan Regenerasi
Berbeda dengan jenjang Pratama, Madya, hingga Guru Kader yang sudah masuk ke area strategi kampanye dan kekuasaan, Logos menyebutkan bahwa Kaderisasi Pra-Pratama lebih fokus pada pengenalan dasar atau tahap ngincipi (mencicipi) nilai-nilai partai.
Materi yang diberikan pun sangat mendasar. Seperti pemahaman tentang apa itu partai politik, alasan mengapa seseorang perlu menjadi kader, serta nilai-nilai perjuangan yang harus dipegang.
"Dipastikan dengan reorganisasi kemarin yang kita lakukan itu fresh blood yang masuk partai. Nah, satu-satu potensi besar anak muda harus kita berikan wadah untuk menyalurkan hobinya, aspirasi politiknya, mewujudkan mimpi dan cita-cita kebangsaannya," sebutnya.
Ia juga mengungkapkan, pihaknya tengah menyempurnakan metode kaderisasi dengan menyertakan teknologi cerdas seperti Al (artificial intelligence) agar prosesnya lebih smart dan relevan dengan dunia Gen-Z.
BACA JUGA:DPC PDIP Jombang Jaga Kesinambungan Ideologi Partai dari Generasi ke Generasi
BACA JUGA:Halal Bihalal PDIP Jatim, DPC Kabupaten Mojokerto Siapkan Kader Muda Hadapi 2029
Langkah tersebut, lanjutnya, bertujuan memastikan bahwa substansi kepartaian tetap tersampaikan tanpa menghilangkan unsur kesenangan bagi para peserta.
Inovasi tersebut menjadi pendukung kebijakan DPD PDIP Jatim yang mewajibkan minimal 20 persen pengurus PAC harus berusia di bawah 35 tahun.
"Ini sedang berproses semuanya, dan kita tidak akan pernah berhenti untuk menggerakkan partai ini supaya lebih dekat dengan harapan dan kemauan cita-cita anak muda. Terus tegak lurus, kita arahkan kepada cita-cita kemerdekaan kita, nilai-nilai dasar Pancasila," jelasnya.
Ia pun mengajak generasi muda untuk terus semangat belajar, pantang menyerah menghadapi perkembangan zaman.
BACA JUGA:Terkesan Kehangatan Halalbihalal PDIP Jatim, Ning Nadia: Ternyata Seasik Itu
BACA JUGA:Ketua DPC PDIP Batu Soroti Penguatan Ideologi dan Disiplin Kader
"Teruslah maju, teruslah ikuti perkembangan zaman. Jangan mudah menyerah dan harus semangat belajar menghadapi tantangan zaman yang semakin luar biasa," pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: