Pemkot Surabaya Percepat Pemasangan CCTV di TPS dan Jalan Protokol

Pemkot Surabaya Percepat Pemasangan CCTV di TPS dan Jalan Protokol

DLH Surabaya menyiapkan ruang besar di beberapa TPS untuk sampah jumbo -Pemkot Surabaya-

Pemkot Surabaya kini berkolaborasi dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk mencari solusi integrasi. Targetnya, berbagai tipe kamera itu bisa disatukan dalam satu platform tanpa harus membangun banyak sistem terpisah.

"Kami sedang mengkaji bersama teman-teman di ITS, bisa nggak beberapa tipe ini dijadikan satu," ungkap Eddy.

BACA JUGA:Pemkot Surabaya Siapkan Rusun Milik, Bisa Dihuni hingga 80 Tahun

BACA JUGA:Eri Wajibkan ASN Naik Transportasi Umum, Tapi Armada Minim dan Risiko Penumpang Overload?

Eddy mematok dua tenggat waktu. Pertama, jaringan CCTV di jalan utama mulai terintegrasi minimal pada 1 Mei 2026. Kedua, seluruh sistem, terutama di koridor jalan protokol, rampung dan bisa diakses penuh pada Agustus 2026.

Ketika sudah terintegrasi, akses tidak hanya milik Pemkot. Kepolisian pun bisa masuk ke sistem yang sama untuk memantau ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas) secara real-time, dan bergerak cepat ketika ada insiden.

Langkah Surabaya tersebut bisa dibilang menarik, karena menggabungkan dua pendekatan sekaligus: ekspansi infrastruktur publik di TPS, dan pemanfaatan aset swasta di kawasan komersial.

Efisien dari sisi anggaran, ambisius dari sisi jangkauan. Yang kini diuji adalah kemampuan teknis menyatukan semua itu dalam satu sistem sebelum batas waktu tiba. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: