Waspada Hacker AI 2026! Ini 7 Cara Mengamankan Akun M-Banking agar Tidak Dibobol
Di era mobile banking 2026, keamanan finansial berjalan beriringan dengan tantangan serangan AI yang semakin canggih.- JayJay EmSeeVae-Pinterest
Jika memungkinkan, gunakan aplikasi authenticator (seperti Google Authenticator atau Microsoft Authenticator) daripada verifikasi via SMS, karena aplikasi ini lebih tahan terhadap teknik pembajakan nomor (SIM swap).
2. Unduh Aplikasi Hanya dari Sumber Resmi
Selalu unduh aplikasi m-banking melalui Play Store (Android) atau App Store (iOS). Hindari meng-instal file APK dari link yang dikirim melalui pesan atau e-mail, meskipun terlihat meyakinkan.
Periksa nama developer dan jumlah ulasan untuk memastikan keaslian aplikasi.
BACA JUGA:Bjorka Muncul Lagi, Klaim Berhasil Retas Dana Nasabah BCA
BACA JUGA:Cara Mengembalikan WhatsApp yang di-Hack dengan Cepat dan Aman
3. Jangan Pernah Berbagi Kode OTP
Ini adalah aturan emas, bank tidak pernah meminta PIN, password, atau kode OTP melalui telepon, SMS, atau email.
Anggap kode OTP seperti kunci brankas pribadi Anda, jangan pernah memberikannya kepada siapa pun, termasuk orang yang mengaku sebagai petugas bank.
4. Buat Password yang Kuat dan Unik
Hindari kombinasi sederhana seperti tanggal lahir atau angka berurutan. Gunakan password yang terdiri dari kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol.
Lebih baik lagi, gunakan password manager untuk menghasilkan dan menyimpan kredensial kompleks tanpa perlu menghafalnya.
BACA JUGA:Waduh, Hacker Bjorka Bobol 6 Juta Data NPWP Warga RI
BACA JUGA:Identitas Hacker PDNS 2: 'Mr Exploit Wmc' Muncul Sebagai Pelaku Utama
5. Perbarui Sistem dan Aplikasi Secara Rutin
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: dbs