Ducati Optimis Marc Marquez 100% Fit di Jerez, Siap Hadapi Dominasi Aprilia
Marc Marquez diyakini telah pulih 100% dan akan menghadapi dominasi Aprilia di seri Spanyol bersama Ducati-Ducati Corse-instagram
HARIAN DISWAY- Keyakinan tinggi datang dari kubu Ducati Lenovo Team terkait kondisi fisik pembalap andalannya, Marc Marquez, menjelang seri MotoGP Spanyol di Cisscuito de Jerez. Dalam situasi yang penuh tekann akibat awal musim yang kurang maksimal, Ducati tetap menunjukkan optimisme besar terhadap kebugaran sang juara dunia bertahan yang tengah dalam masa pemulihan cedera.
Gigi Dall'lgna menyampaikan keyakinannya bahwa Marc Marquez akan tampil dalam kondisi fisik terbaik saat menghadapi seri MotoGP Spanyol. Pernyataan ini sekaligus meredakan kekhawatiiran yang sempat muncul terkait kondisi kebugaran sang juara dunia setelah mengalami cedera pada musim sebelumnya.
Marquez sebelumnya mengalami cedera bahu kanan yang cukup serius setelah insiden dengan Marco Bezzecchi pada akhir musim lalu. Cedera tersebut memaksanya absen dalam beberapa balapan penting, sehingga proses pemulihannya menjadi salah satu faktor yang memengaruhi performanya di awal musim 2026.
Meski semppat kembali dalam uji coba pramusim, kondisi fisik Marquez belum sepenuhnya pulih ketika memasuki seri-seri awal musim. Hal ini terlihat dari performanya yang belum mampu bersaing secara konsisten di barisan depan, bahkan belum meraih podium grand prix hingga memasuki fase awal kompetisi.
Di sisi lain, tekanan terhadap Ducati semakin meningkat seiring dengan performa impresiif dari Aprilia Racing yang tampil dominan melalui motor RS-GP. Dominasi ini tercermin dari kemenangan beruntun yang diraih pembalap mereka, termasuk Jorge Martin dan Marco Bezzecchi yang kini memimpin klasemen kejuaraan dunia.

Ducati yakini kebangkitan Marc Marquez di seri Spanyol mendatang akan menghadapi dominasi Aprilia-Ducati Corse-instagram
BACA JUGA:Jorge Martin Sebut Aerodinamika Aprilia Lebih Stabil dari Ducati, Ini Alasannya
BACA JUGA:Buntut Penalti Pedro Acosta, KTM Tuntut MotoGP Ubah Aturan Tekanan Ban Secara Total
Situasi ini menempatkan Ducati dalam posisi yang menantang, terutama karena ekspetasi tinggi terhadap performa motor Desmosedici yang selama beberapa musim terakhir menjadi tolak ukur di MotoGP. Namun, musim 2026 menunjukkan bahwa persaingan semakin merata dengan peningkatan signifikan dari para rival.
Dalam upaya merespons situasi tersebut, Ducati tidak hanya mengandalkan kebugaran Marquez, tetapi juga terus melakukan pengembangan teknis pada motor mereka. Pembaruan aerodinamika, termasuk sayap dan komponen jok, telah diperkenalkan dalam beberapa balapan terakhir sebagai balapan dari strategi peningkatan performa.
Langkkah ini menunjukkan bahwa Ducati tidak tinggal diam menghadapi tekanan kompetitif. Mereka terus mencari solusi teknis yang dapat mengembalikan keunggulan performa sekaligus menyesuaikan karakteristik motor dengan kebutuhan pembalap di lintasan.
Selain faktor teknis, Ducati juga harus menghadapi dampka dari sistem konsesi MotoGP yang memberikan keuntungan tambahan kepada tim-tim rival. Sisitem ini dirancang untuk menyeimbangkan persaingan, namun di sisi lain menjadi tantangan tersendiri bagi Ducati yang sebelumnya mendominasi dari sis teknologi.
Meskipun demikian, Ducati menegaskan bahwa kondisi tersebut bukanlah alasan untuk menurunnya performa. Tim tetap berkomitmen untuk bekerja keras dan mengembalikan posisi mereka sebagai kekuatan utama di kejuaraan dunia MotoGP.
BACA JUGA:Marc Marquez Tak Terkejut Aprilia Dominasi MotoGP 2026: Sudah Terlihat Sejak Pramusim!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: