Man City Disebut Selebrasi Berlebihan, Pep Guardiola Balas Kritik Rooney

Man City Disebut Selebrasi Berlebihan, Pep Guardiola Balas Kritik Rooney

Guardiola sebut selebrasi emosional City lawan Arsenal wajar karena krusial layaknya final demi menjaga peluang juara Liga Inggris.-Alex Livesey-Getty Images

HARIAN DISWAY - Pep Guardiola memberikan tanggapan tegas terhadap kritik Wayne Rooney yang menilai selebrasi pemain Manchester City usai kemenangan 2-1 atas Arsenal sebagai sesuatu yang berlebihan. 

Dalam pandangan Rooney, euforia yang ditunjukkan para pemain dan suporter di Etihad Stadium terasa “terlalu berlebihan” untuk sebuah pertandingan liga, meski penting. 

Komentar serupa juga datang dari eks gelandang Liverpool, Danny Murphy, yang menganggap suasana perayaan tersebut sedikit “kebangetan”.

Namun, Guardiola tidak sependapat. Ia menilai reaksi para pemainnya sangat wajar, mengingat besarnya arti kemenangan tersebut dalam perburuan gelar Premier League. 

Baginya, kemenangan atas Arsenal bukan sekadar tiga poin biasa, melainkan momen krusial yang bisa menentukan arah musim mereka.

BACA JUGA:Man City Siap Rebut Puncak Liga Inggris dari Arsenal, Burnley Jadi Korban Selanjutnya?

BACA JUGA:Rooney Kritik Selebrasi Man City yang Kalahkan Arsenal: Terlalu Dini!


Selebrasi Erling Haaland usai buat Man City unggul 2-1 atas Arsenal dalam laga Premier League 2025/2026 matchday ke-33, Minggu 19 April 2026-Darren Staples-Getty Images

Pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa timnya memahami kualitas lawan yang mereka hadapi, sehingga kemenangan itu layak dirayakan dengan penuh emosi. Ia bahkan menyebut kritik yang datang sebagai hal yang tidak perlu dipersoalkan. 

“Mereka merayakan karena tahu betapa pentingnya lawan yang mereka hadapi,” ujarnya singkat dalam konferensi pers.

Guardiola juga menyoroti tekanan besar yang dirasakan timnya sebelum pertandingan. Ia mengungkapkan bahwa jika City gagal meraih kemenangan, peluang mereka untuk meraih gelar bisa saja langsung tertutup. 

Oleh karena itu, ketika kemenangan berhasil diamankan, luapan emosi menjadi sesuatu yang tak terhindarkan.

“Kalau kami tidak menang, mungkin semuanya sudah selesai. Jadi wajar kalau mereka merayakannya,” tambahnya. 

Ia pun menekankan bahwa dalam sepak bola, menikmati momen seperti ini adalah hal penting, bukan sesuatu yang harus ditahan sampai akhir musim.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber