Kampung-Kampung Ikonik Sidoarjo (24): Kampung Seni Pondok Mutiara Kehilangan Figur Bima
Ki Puspo, dalang penghuni Kampung Seni Pondok Mutiara, Sidoarjo. Ia membawa wayang Bima dan Gatotkaca.-Boy Slamet-Harian Disway
Kampung Seni Pondok Mutiara, Sidoarjo, dihuni oleh para seniman lintas-generasi. Dari yang muda hingga tua. Mereka tetap bertahan. Tetap aktif berkesenian. Meski terjepit sana-sini. Terutama setelah ditutupnya akses utama demi alasan keamanan.
Denting dawai gitar mengalun. Nada blues yang pekat. Menyayat. Dimainkan oleh Frida Erli. Di tengah bangunan-bangunan Kampung Seni dia bernyanyi. Kacamata ala rocker dan rambut terurai. Bak Janis Joplin.
Penyanyi blues lawas itu juga idola Frida. Dia menyanyikan Piece of My Heart. Jelang bait keempat, emosinya memuncak. Teknik vocal fry-nya semakin menambah penjiwaan.
And each time I tell myself that I, well I think I've had enough
But I'm gonna show you, baby, that a woman can be tough...
BACA JUGA:Kampung-Kampung Ikonik Sidoarjo (23): Kampung Seni Pondok Mutiara dan Asa di Tengah Sepi
BACA JUGA:Kampung-Kampung Ikonik Sidoarjo (22): Kampung Seni Pondok Mutiara, Dulu Jaya Kini Merana

Frida Erli bermain gitar dan menyanyikan lagu blues dengan latar bangunan kosong di Kampung Seni Pondok Mutiara, Sidoarjo.-Boy Slamet-Harian Disway
Lirik itu menggambarkan sosok perempuan tangguh. Sama halnya dengan Frida. Juga para seniman penghuni Kampung Seni Pondok Mutiara.
Mereka hidup dari seni. Sekaligus menghidupi seni. Pun, tetap membuktikan diri bahwa mereka tangguh. Meski dihimpit sana-sini.
Usai menyanyikan reffrain Piece of My Heart, Frida sejenak meletakkan gitarnya. Lalu berkata, "Ada satu faktor yang membuat Kampung Seni ini semakin sepi. Yakni ditutupnya akses sebelah utara."
Dia menunjuk arah tersebut. Di situ, terdapat pagar besi. Beberapa bilahnya berkarat. Catnya mengelupas. Tanda tak pernah disentuh sejak penutupan dimulai pada 2012. "Padahal, akses itu dulu banyak dilalui pengunjung Kampung Seni," ujarnya.
BACA JUGA:Kampung-Kampung Ikonik Sidoarjo (21): Kampung Sangkal Putung Sumput, Saat Niat Baik Berbuah Audit
Jalan yang ditutup itu mengarah ke jalan raya. Berhadapan dengan Lippo Mal di seberang, "Alasannya karena keamanan. Itu cukup berimbas pada sepinya pengunjung," ujar perempuan 46 tahun itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: harian disway