Stok Pupuk Subsidi Aman, Panen Petani Cilacap Tembus 10 Ton per Hektar

Stok Pupuk Subsidi Aman, Panen Petani Cilacap Tembus 10 Ton per Hektar

Puji Riyani menunjukkan aplikasi IPubers yang dikembangkan PT Pupuk Indonesia -Dokumentasi Pupuk Indonesia-

CILACAP, HARIAN DISWAY -  Ketersediaan pupuk subsidi yang terjaga mulai menunjukkan dampak nyata di lapangan. Di Desa Mernek, Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, produktivitas pertanian meningkat signifikan. 

Hasil panen padi petani setempat mampu menembus angka 9,5 hingga 10 ton per hektar. Capaian yang tergolong tinggi untuk musim tanam kali ini.

Kondisi ini menjadi sinyal positif bahwa distribusi pupuk subsidi yang lancar dan tepat. Dampaknya, mendongkrak hasil produksi sekaligus kesejahteraan petani. 

Tidak hanya soal ketersediaan, faktor harga yang lebih terjangkau juga ikut mendorong efisiensi biaya budidaya.

BACA JUGA:Naik Signifikan, Serapan Pupuk Subsidi di Sumatera Tembus 683 Ribu Ton


Petani tidak lagi khawatir kehabisan stok sehingga bisa fokus pada perawatan tanaman-Dokumentasi Pupuk Indonesia-

Tolkhah, salah seorang petani di Desa Mernekmerasakan dampak tersebut. Ia mengelola lahan seluas dua hektare dan berhasil memperoleh hasil panen rata-rata 9,5 ton hingga 10 ton per hektar. 

Menurutnya, kunci keberhasilan musim ini terletak pada kemudahan akses pupuk selama masa tanam. Petani tidak lagi khawatir kehabisan stok sehingga bisa fokus pada perawatan tanaman.

“Hasil panen bagus karena pupuk selalu tersedia. Petani jadi lebih mudah dalam perawatan tanaman,” ujarnya.

Penurunan harga pupuk subsidi sejak Oktober 2025 juga membawa angin segar. Tolkhah menyebut kebutuhan pupuk untuk satu hektare lahan berkisar 75 kilogram Urea dan 300 hingga 400 kilogram NPK Ponska. 

BACA JUGA:Penebusan Tinggi, Stok Pupuk Subsidi di Lumajang Dipastikan Aman

BACA JUGA:Stok Pupuk Subsidi Timur Aman, Serapan Tembus 205 Ribu Ton

Dengan adanya penurunan harga hingga 20 persen, beban biaya produksi menjadi jauh lebih ringan.

Perbaikan sistem distribusi juga didukung oleh transformasi digital melalui aplikasi IPubers. Aplikasi tersebut  Kementerian Pertanian bersama PT Pupuk Indonesia (Persero). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: