Rating Pemain Inter Milan Usai Ditahan Imbang Torino 2-2: Hanya Dimarco yang Beres

Rating Pemain Inter Milan Usai Ditahan Imbang Torino 2-2: Hanya Dimarco yang Beres

Selebrasi penyerang Inter Milan, Marcus Thuram (kiri) bersama Federico Dimarco (kanan), usai mencetak gol dalam laga kontra Torino. Minggu, 26 April 2026.--Instagram @inter

HARIAN DISWAY - Inter Milan gagal membawa pulang poin penuh usai bertamu ke markas Torino pada pekan ke-34 Serie A 2025/2026. Di Stadion Olimpico Grande, Senin dini hari WIB, 27 April 2026 WIB, Federico Dimarco dkk hanya imbang 2-2.

Nerazzurri (julukan Inter Milan) sejatinya sempat berada di jalur kemenangan setelah unggul dua gol sampai pertengahan babak kedua.

Mereka leading lewat sundulan Marcus Thuram pada menit ke-23. Lalu ditambah Yann Aurel Bisseck yang memanfaatkan situasi bola mati di menit ke-61.

Namun, Torino menolak menyerah. Rival sekota Juventus itu berhasil bangkit di hadapan publik sendiri. Giovanni Simeone memperkecil kedudukan pada menit ke-70, sebelum Nikola Vlasic menyamakan skor melalui eksekusi penalti pada menit ke-79.

BACA JUGA:Davide Frattesi Segera Tinggalkan Inter Milan? Napoli dan AS Roma Langsung Antre

BACA JUGA:Prediksi Torino vs Inter Milan: Menang di Olimpico, Nerazzurri Kian Dekat Kunci Gelar Scudetto!

Secara permainan, Inter Milan sebenarnya tampil lebih dominan sepanjang pertandingan. Mereka menguasai 63 persen penguasaan bola dan melepaskan 14 tembakan ke arah pertahanan Torino.


Selebrasi bek Inter Milan, Yann Bisseck, usai mencetak gol dalam laga kontra Torino. Minggu, 26 April 2026.--Instagram @inter

Meski begitu, masalah efektivitas kembali menjadi kendala. Setelah unggul dua gol, Inter justru kehilangan konsentrasi di momen krusial dan gagal mengunci kemenangan.

Skor 2-2 pun bertahan hingga peluit akhir dibunyikan, membuat Inter Milan harus puas membawa pulang satu poin dari Turin. Maka wajar kalau yang mendapat nilai tertinggi bukan kedua pencetak gol. Melainkan kreatornya: Federico Dimarco.

Faktanya, ia memang yang paling aktif bergerak di lini tengah. Mengatur distribusi bola, menginisiasi serangan, bahkan membukakan peluang-peluang. Sayang, ujung tombak Inter yang gagal memanfaatkannya.

BACA JUGA:Inter Milan vs Como 3-2: Comeback Dramatis, Pazza Inter ke Final Coppa Italia

BACA JUGA:Inter Milan Dapat Kabar Baik, Pio Esposito Ingin Bertahan 10 Tahun di Nerazzurri

Meski gagal menang, hasil itu tetap membuat tim asuhan Cristian Chivu masih kukuh di puncak klasemen sementara Serie A dengan koleksi 79 poin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber