Presiden Prabowo akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
Rumah keluarga Marsinah di Kabupaten Nganjuk -Humas Pemprov Jawa Timur -
HARIAN DISWAY - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam membela kepentingan rakyat dan mendukung perjuangan kaum buruh.
Dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, pada Jumat, 1 Mei 2026, Presiden mengumumkan rencana peresmian Museum Perjuangan Buruh yang diberi nama Museum Marsinah.
Museum tersebut berlokasi di Desa Nglundo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dan akan diresmikan langsung oleh Presiden dalam waktu dekat. Langkah ini merupakan bentuk penghormatan atas jasa Marsinah yang telah diangkat sebagai pahlawan nasional.
“Kita telah mengangkat Ibu Marsinah sebagai pahlawan nasional, dan bulan ini juga saya akan berangkat ke Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur untuk meresmikan Museum Perjuangan Buruh yang diberi nama Museum Marsinah,” ujar Presiden Prabowo di hadapan massa buruh.
BACA JUGA:Prabowo Subianto Minta Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Aplikator Siap Kaji Ulang
BACA JUGA:Aksi Spontan Prabowo di Hari Buruh: Turun ke Buruh, Peluk hingga Buka Baju
Kehadiran Presiden pada peringatan May Day tahun ini merupakan kali kedua baginya. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas undangan dari kelompok buruh dan menyebut dukungan dari berbagai lapisan pekerja, mulai dari karyawan kantor hingga nelayan dan petani, sebagai faktor krusial dalam perjalanan politiknya memimpin Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto janjikan satu juta rumah dan fasilitas daycare bagi buruh saat peringatan Hari Buruh 2026 di Monas demi tingkatkan kesejahteraan dan produktivitas pekerja.--Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo berjanji akan terus memperjuangkan nasib kelompok masyarakat yang masih menghadapi kesulitan ekonomi. “Saya bertekad, saya bersumpah untuk berjuang untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia, dan terutama mereka-mereka yang hidupnya masih sulit. Itu adalah tugas saya dan pemerintah yang saya pimpin,” tegasnya.
BACA JUGA:Jawa Timur Syukuran atas Perjalanan Panjang Marsinah
Sebagai kado nyata bagi para pekerja, Presiden menyampaikan sejumlah kebijakan strategis. Salah satunya adalah ratifikasi Konvensi International Labour Organization (ILO) Nomor 188 yang menjamin perlindungan serta kesejahteraan bagi awak kapal dan perikanan.
Selain itu, Presiden telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang perlindungan pekerja transportasi online. Melalui regulasi terbaru ini, para mitra pengemudi transportasi daring kini mendapatkan jaminan kesehatan kerja serta hak pembagian hasil minimal sebesar 92 persen dari total tarif perjalanan.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: