Bang Napi

Bang Napi

ILUSTRASI Bang Napi.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway -

PENGANGKATAN seorang menteri di Istana Negara semestinya menjadi selebrasi bagi keberhasilan seseorang menaiki tangga politik. Namun, yang terjadi pada pelantikan menteri Senin, 27 April 2026, seperti ”salah program”. Sebab, sang menteri disebutkan sebagai mantan napi.

Jumhur Hidayat boleh bangga karena cepat sekali melakukan penyesuaian politik. Pada Pilpres 2024 ia menjadi salah seorang ”co-captain” di tim pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Namun, sekarang Jumhur dilantik menjadi menteri lingkungan hidup di kabinet Prabowo Subianto.

Adalah Rocky Gerung yang membongkar ”rahasia negara” itu. Setelah acara pelantikan, ia didaulat untuk berbicara kepada media. Pada kesempatan itulah, Rocky mengatakan, ”kabinet akan efektif kalau diisi mantan napi”.

Tentu Rocky bermaksud bercanda. Ia tidak hendak membuka aib Jumhur yang pernah divonis sepuluh bulan karena kasus pencemaran nama baik. Apalagi, publik sudah tahu bahwa Rocky dan Jumhur adalah besti. Namun, pernyataan spontan itu seolah menjadi peluru bagi netizen untuk merujak Jumhur.

BACA JUGA:Jumhur Hidayat, Musuh Jokowi yang Dirangkul Prabowo

BACA JUGA:Pelantikan di Istana: Prabowo Resmikan Pimpinan BNN, BNPT, hingga Otorita Pantura

Kemunculan Rocky di istana juga memicu tanda tanya. Apalagi, Rocky terlihat akrab bercanda dengan Prabowo Subianto. Rocky juga terlihat berbicara akrab dengan Seskab Teddy Indra Wijaya yang oleh netizen belakangan ini sering disebut sebagai ”Buted”.

Tak bisa dimungkiri, geng Rocky sudah banyak yang masuk ke istana. Selain Jumhur, sudah ada Ferry Juliantono yang sudah lebih dahulu masuk sebagai menteri koperasi. Syahganda Nainggolan yang menjadi anggota empat sekawan bersama Jumhur, Ferry, dan Rocky tidak (atau belum) masuk ke istana. 

Namun, Syahganda sudah sangat dikenal kedekatannya dengan Dasco Sufmi Ahmad, wakil ketua DPR, yang dijuluki sebagai ”Don Dasco”.

Mereka yang berada di inner circle Dasco sering disebut sebagai kabinda (kawan binaan Dasco). Ada juga yang menyebutnya adidas (anak didik Dasco). Beberapa waktu yang lalu Rocky ditanya jurnalis, apakah ia termasuk kabinda, Rocky menjawab, ia kapolda (kawan politik Dasco).

Don Dasco dikenal sebagai salah satu lingkar dalam di lingkungan Prabowo. Lingkar lainnya ialah Sjafrie Sjamsoedin, menteri pertahanan, yang menjadi confidante, ’orang kepercayaan’, Prabowo. Dua kubu itu sering tarik-menarik berebut jalur ke Prabowo.

Reshuffle kali ini juga diwarnai dengan spekulasi siapa orangnya siapa. Jumhur masuk ke kabinet disebut-sebut melalui jalur Dasco. Masa lalunya yang berada di kubu lawan politik menjadi sorotan. Statusnya sebagai ”Bang Napi” yang diungkap Rocky juga menjadi sorotan.

Beberapa orang lainnya juga menjadi sorotan. Hasan Nasbi yang sudah dipecat diangkat lagi menjadi penasihat khusus bidang komunikasi. Abdul Kadir Karding, yang September lalu dipecat karena main gaple dengan tersangka pembalak hutan, diangkat lagi menjadi kepala badan karantina.

Mohammad Qodari yang baru beberapa bulan menjadi KSP (kepala staf kepresidenen) dicopot dan digeser menjadi kepala badan komunikasi. Selama menjadi KSP, Qodari lebih sering menjadi berita di media karena kasus perceraiannya ketimbang kebijakannya sebagai KSP. Qodari dan Hasan Nasbi disebut-sebut sebagai ”Geng Solo”.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: