Hantavirus Menular dari Tikus, Belum Ada Vaksin, dan Bisa Sebabkan Kematian

Hantavirus Menular dari Tikus, Belum Ada Vaksin, dan Bisa Sebabkan Kematian

Hantavirus menular dari cairan yang terinfeksi kotoran tikus -AI Generated-

Badan Kesehatan Masyarakat Nasional Prancis menyebutkan bahwa infeksi pada manusia umumnya terjadi ketika seseorang menghirup debu atau partikel aerosol yang telah tercemar oleh ekskresi tikus tersebut.

Oleh karena itu, satu-satunya cara untuk meminimalkan risiko infeksi adalah dengan menghindari kontak dengan hewan pengerat beserta seluruh cairan sekresi dan kotoran mereka.

Di sisi lain, hantavirus jenis Andes virus yang ditemukan di Amerika Selatan menjadi satu-satunya jenis hantavirus yang terdokumentasi dapat menular antarmanusia. Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa penularan antarmanusia ini sangat terbatas dan hanya terjadi jika ada riwayat "kontak yang dekat dan berkepanjangan".

Melihat karakteristik penularan tersebut, Direktur Kesiapsiagaan Epidemi dan Pandemi WHO, Maria Van Kerkhove, menyatakan bahwa berdasarkan data dari wabah-wabah yang terjadi sebelumnya, risiko keseluruhan terhadap masyarakat luas saat ini masih dikategorikan rendah.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: