Enam Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus Dipulangkan ke Australia

Enam Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus Dipulangkan ke Australia

Ilustrasi. Pasien terakhir yang dievakuasi dari Kapal MV Hondius diterbangkan pulang ke Australia untuk menjalani isolasi-AI Generated-

HARIAN DISWAY - Pemerintah Australia menerjunkan pesawat khusus untuk memulangkan enam penumpang yang sempat berlayar menggunakan kapal pesiar terdampak hantavirus.

Enam penumpang tersebut dijadwalkan terbang dari Belanda menuju Australia pada Kamis, 14 Mei 2026, dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap di sepanjang penerbangan.

Menteri Kesehatan Australia, Mark Butler, dalam konferensi pers di Canberra menyampaikan bahwa keenam penumpang tersebut berada dalam kondisi kesehatan yang baik. Mereka terdiri dari empat warga negara Australia, seorang warga Inggris yang menetap di Australia, dan seorang warga Selandia Baru.

Sejauh ini, mereka tidak menunjukkan gejala apa pun dan baru saja dinyatakan negatif berdasarkan hasil tes hantavirus.

Untuk proses pemulangan ini, Pemerintah Australia telah menyiapkan armada pesawat beserta kru yang dijadwalkan lepas landas dari Belanda pada Kamis pukul 07.30 GMT. Seluruh orang di dalam pesawat diwajibkan mematuhi protokol penggunaan APD demi menjaga keamanan selama perjalanan.

BACA JUGA:WHO Pastikan Tidak Ada Kematian Baru akibat Hantavirus

BACA JUGA:Dosen FK Ubaya Ungkap Faktor Penyebaran Hantavirus dan Langkah Pencegahan

Pesawat tersebut diperkirakan mendarat pada Jumat, 15 Mei 2026, di pangkalan angkatan udara di Perth, ibu kota Australia Barat. Lokasi pangkalan ini bersebelahan langsung dengan fasilitas karantina berkapasitas 500 tempat tidur, tempat keenam penumpang tersebut wajib menjalani isolasi selama minimal tiga minggu.

"Ini adalah salah satu pengaturan karantina terkuat di dunia dalam merespons wabah hantavirus ini," ujar Butler.

Butler juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menekan risiko penyebaran virus secara total. Langkah pencegahan ketat diterapkan sejak mereka berada di udara hingga tiba di lokasi karantina.

"Mereka akan menjalani tes saat tiba di Australia, dan mereka akan mengenakan APD lengkap selama durasi penerbangan, sehingga tidak ada risiko penularan," kata Butler.

BACA JUGA:Evakuasi Pasien Suspek Hantavirus Rampung: 120 Orang Diterbangkan Pulang, 30 Kru Kapal Berlayar ke Belanda

BACA JUGA:DPR Ingatkan Pemerintah Jangan Remehkan Ancaman Hantavirus

Kendati demikian, Menkes Butler tidak merinci informasi pribadi mengenai identitas para penumpang. Ia juga enggan menyebutkan lokasi transit pesawat untuk pengisian bahan bakar, sebuah poin yang dilaporkan sempat menyulitkan pengaturan rencana penerbangan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: