PSG Singkirkan Bayern Munchen, Intip Taktik Jenius Luis Enrique Redam Michael Olise

PSG Singkirkan Bayern Munchen, Intip Taktik Jenius Luis Enrique Redam Michael Olise

Aksi penyerang Bayern Munich, Michael Olise (kanan), ketika menghindari kawalan penyerang PSG, Desire Doue (kiri). Kamis, 7 Mei 2026.--Uefa.com

HARIAN DISWAY - Paris Saint-Germain (PSG) berhasil memastikan tempat di final Liga Champions 2025/2026 usai menahan imbang Bayern Munchen dengan skor 1-1 pada leg kedua semifinal. Pertandingan berlangsung di Allianz Arena pada Kamis, 7 Mei 2026 dini hari WIB.

Hasil tersebut membuat Les Parisiens (julukan PSG) lolos dengan agregat 6-5 setelah sebelumnya menang dramatis 5-4 pada leg pertama di Paris. 

Namun, selain hasil pertandingan, perhatian publik juga tertuju pada taktik cerdas pelatih Luis Enrique yang sukses meredam pengaruh Michael Olise sepanjang laga.

Olise sebelumnya menjadi salah satu pemain paling berbahaya di Bayern Munchen musim ini. Winger asal Prancis itu tercatat mengoleksi 21 gol dan 30 assist dalam 49 pertandingan di semua kompetisi. Bahkan pada leg pertama, ia juga berhasil mencetak gol ke gawang PSG.

BACA JUGA:Rating Pemain PSG Usai Singkirkan Bayern Munchen di Liga Champions: Semua Lini Solid dan Efektif!

BACA JUGA:4 Faktor Penting PSG Singkirkan Bayern Munchen, Tantang Arsenal di Final Liga Champions


Gol Michael Olise samakan kedudukan Bayern Munchen 2-2 lawan PSG dalam laga semifinal leg pertama Liga Champions 2025/2026, Rabu 29 April 2026-Sarah Meysonnier-Reuters

Karena itu, PSG memberikan perhatian khusus kepada Olise pada leg kedua. Strategi mereka bahkan dinilai sangat unik dan jarang digunakan klub lain.

Sepanjang pertandingan, kiper PSG Matvey Safonov beberapa kali terlihat sengaja mengarahkan goal kick sangat keras ke sisi kanan pertahanan Bayern, tepat ke area tempat Olise bermain.

Bola-bola tersebut sengaja dibuat keluar lapangan sehingga menghasilkan lemparan ke dalam bagi Bayern Munchen. Namun, di situlah jebakan PSG dimulai.

Saat throw-in terjadi, para pemain PSG langsung melakukan overload di sisi Olise dengan menempatkan beberapa pemain sekaligus untuk mempersempit ruang geraknya. 

BACA JUGA:PSG Lolos, Bayern Munchen Ngamuk: Kontroversi Keputusan Wasit Jadi Pemicu

BACA JUGA:Rating Pemain Bayern Munchen yang Disingkirkan PSG di Liga Champions: Lini Pertahanan Kurang Solid!

Strategi ini membuat Olise terus berada di bawah tekanan dan kesulitan melakukan dribel maupun membangun serangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: sportbible