Waspada Hantavirus, Kenali Gejala dan Cara Mencegah Penularannya dari Tikus

Waspada Hantavirus, Kenali Gejala dan Cara Mencegah Penularannya dari Tikus

Penyakit hantavirus tengah mewabah di sejumlah negara di dunia, dengan gejala awal mirip influenza. --Allianz

3. Rajin Mencuci Tangan

Gunakan sabun dan air bersih setelah beraktivitas, terutama setelah membersihkan area yang berisiko terkontaminasi kotoran tikus.

4. Menjaga Daya Tahan Tubuh

Konsumsi makanan bergizi, cukup tidur, dan rutin berolahraga dapat membantu menjaga sistem imun tetap optimal dalam melawan infeksi virus.

5. Segera Periksa ke Dokter Jika Muncul Gejala

Jika mengalami demam selama dua hingga lima hari disertai nyeri tubuh, mual, sesak napas, atau gejala lain yang mengarah pada infeksi hantavirus, segera lakukan pemeriksaan medis untuk mendapatkan penanganan lebih cepat.

Peningkatan kewaspadaan terhadap hantavirus dinilai penting karena penyakit ini dapat berkembang cepat dan memicu komplikasi serius apabila terlambat ditangani.

BACA JUGA:WHO Pastikan Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Ancaman Pandemi Global

BACA JUGA:Fakta Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius: 3 Tewas, Ratusan Penumpang Terjebak

Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar Jadi Sorotan Dunia

Sebelumnya, kasus hantavirus kembali menjadi perhatian internasional setelah tiga penumpang kapal pesiar MV Hondius dilaporkan meninggal dunia saat berlayar di Samudra Atlantik pada Minggu, 3 Mei 2026.

World Health Organization (WHO) mengungkapkan adanya kasus hantavirus pada penumpang kapal pesiar yang berlayar dari Ushuaia, Argentina menuju Cape Verde.

Dalam laporan resminya, WHO menyebut terdapat enam orang terdampak dalam insiden tersebut. Tiga orang dinyatakan meninggal dunia, sementara satu pasien lainnya masih menjalani perawatan intensif di Afrika Selatan.

BACA JUGA:WHO Soroti Penularan Hantavirus di Kapal Pesiar, Ruang Tertutup Jadi Risiko Sistemik

BACA JUGA:Hantavirus Menular dari Tikus, Belum Ada Vaksin, dan Bisa Sebabkan Kematian

"Dari enam individu yang terdampak, tiga telah meninggal dunia, dan satu saat ini dirawat intensif di Afrika Selatan," tulis keterangan WHO dikutip dari Al Jazeera, Senin, 4 Mei 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: