Quartararo Guncang GP Le Mans 2026: Pembuktian 'El Diablo' di Tengah Badai Mesin V4!

Quartararo Guncang GP Le Mans 2026: Pembuktian 'El Diablo' di Tengah Badai Mesin V4!

Fabio Quartararo (20), saat beraksi di balapan utama Hari Minggu GP Le Mans 2026--Twitter Yamaha Racing @YamahaRacingCom

HARIAN DISWAY - Fabio Quartararo berhasil mematahkan skeptisisme publik lewat penampilan heroik di GP Le Mans 2026. Meski tengah berada di tengah badai transisi teknis mesin V4 yang kompleks, El Diablo membuktikan bahwa DNA juara dunia 2021 miliknya belum pudar, dengan mengamankan poin paling produktif musim ini di depan pendukung fanatiknya.

Fabio Quartararo menunjukkan sinyal kebangkitan di hadapan publik sendiri. Memulai balapan dari baris kedua untuk kedua kalinya musim ini, pembalap berjuluk El Diablo tersebut berhasil mengamankan posisi kelima yang impresif pada sesi Sprint Race  GP Le Mans 2026.

​Gemuruh penonton semakin memuncak saat Quartararo melesat ke posisi kedua pada awal balapan utama hari Minggu. Meski juara dunia 2021 itu perlahan kehilangan posisi akibat kalah tenaga dari motor-motor yang lebih cepat, ia tetap mampu mempertahankan performa solid untuk finis di posisi enam besar.

​Pekan Paling Produktif

Keberhasilan finis P5 di Sprint dan P6 di balapan utama membuat Quartararo mengantongi total 15 poin. Ini menjadi akhir pekan paling produktif bagi pembalap asal Prancis tersebut sejak GP Portugal tahun lalu (16 poin).

Menariknya, perolehan poin di Le Mans saja sudah melampaui total poin yang ia kumpulkan dalam empat putaran pembuka musim ini, meski saat ini ia masih tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara.

Hasil ini menjadi angin segar bagi Yamaha. Pasalnya, peningkatan ini diraih berkat pure pace (kecepatan murni) hasil dari uji coba resmi di Jerez dua pekan sebelumnya.

BACA JUGA:Jorge Martin Juara MotoGP Le Mans 2026! Akhiri Puasa Kemenangan 588 Hari

BACA JUGA:Hasil Moto3 Le Mans 2026: Veda Ega Finis P4 Setelah Comeback dari Posisi 13

Hal ini sekaligus membantah keraguan Quartararo sendiri yang sempat menyatakan dalam sesi wawancara bahwa Yamaha "tidak tahu cara meningkatkan performa motor".

​Ketegangan di Garasi Yamaha

Sikap negatif Quartararo musim ini memang sempat memicu perdebatan di kalangan penggemar. Puasa kemenangan selama hampir empat tahun menjadi alasan logis di balik rasa frustrasinya.

Namun, kritik tajamnya terhadap tim sempat dinilai kurang menghormati pabrikan, terutama mengingat ia sudah dipastikan akan hijrah ke Honda pada musim 2027 mendatang.


Kesibukan di garasi Tim Monster Energy Yamaha yang mempersiapkan motor Fabio Quartararo, pada GP Le Mans 2026.--Twitter Neil Morrison @NeilMorrison87

Tantangan Transisi Mesin V4

Direktur Yamaha Racing, Massimo Meregalli, menjelaskan bahwa musim ini memang menjadi fase transisi yang berat. Kepada TNT Sports, ia menegaskan bahwa tim sedang dalam kurva pembelajaran yang curam setelah beralih dari mesin empat silinder segaris (In-line 4) ke konfigurasi V4.

​"Kami sedang mempelajari cara menyetel motor. Meski kami mencoba mensimulasikan sasis berdasarkan basis mesin sebelumnya, angka-angkanya sering kali tidak cocok. Segalanya masih baru bagi kami," ujar Meregalli.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: