Juara Surabaya Tourism Awards 2026: Taman Harmoni Asri Berkat Hutan Bambu
TAMAN HARMONI (tiga dari kanan) menerima plakat dan trofi Surabaya Tourism Awards (STA) 2026 pada 3 Mei 2026.-Boy Slamet-Harian Disway
HARIAN DISWAY - Bagus Ali Rohman, koordinator lapangan Taman Harmoni, mengatakan bahwa taman yang kini asri itu adalah bekas TPA Keputih. Wisata low budget itu merupakan destinasi favorit warga Surabaya.
Taman yang juga menjadi rumah untuk hutan bambu itu menjadi destinasi wisata murah meriah yang ramai dikunjungi warga, terutama saat akhir pekan. Jejak bahwa area itu dulu TPA sudah tak terlihat sama sekali.
"Sejarahnya ini kan eks TPA. Tahun 1970 dibuat TPA metode dumping, terus tahun 2000 ditutup dan dipindah ke Benowo," ujar Bagus saat ditemui Harian Disway pada Senin, 11 Mei 2026.
Setelah penutupan TPA, pemerintah menanam pohon-pohon bambu di area tersebut. Menurut Bagus, bambu dipilih bukan tanpa alasan. "Fungsinya untuk menahan bau agar tidak lari ke warga, memecah angin, sama menahan air juga," urainya.
BACA JUGA:Juara Surabaya Tourism Awards 2026: Museum Pusat TNI AL Bikin Edukasi Maritim Atraktif
BACA JUGA:Juara Surabaya Tourism Awards 2026: Taman Bhinneka Surabaya Tunjukkan dan Ajarkan Toleransi
Proses pengurukan dan penataan kawasan mulai dilakukan sekitar tahun 2008. Sedikit demi sedikit area bekas sampah itu diubah menjadi taman kota lengkap dengan fasilitas umum.
"Sampai akhirnya sekitar 2012 mulai dianggap layak jadi taman. Dulu temanya hutan kota," jelas pria asal Jombang itu.
Kini, dengan tema taman kota, Taman Harmoni punya fasilitas yang jauh lebih lengkap. "Ditambah fasilitas toilet, ruang laktasi, tempat piknik, dan wahana-wahana baru," ujar Bagus. Ada pula mini zoo, rainbow slide, taman lalu lintas, area outbound, playground, hingga wahana berkuda.
Bagus mengatakan pengelolaan wahana dan area UMKM di Taman Harmoni juga melibatkan warga sekitar melalui Kelompok Usaha Bersama (Kube). Menurutnya, konsep itu sengaja dibuat agar taman tidak hanya menjadi tempat wisata, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.
BACA JUGA:Juara Surabaya Tourism Awards 2026: Kampung Ketandan Jadikan Wisatawan Agen Promosi
BACA JUGA:Juara Surabaya Tourism Awards 2026: Trans Snow World Bikin Surabaya Bersalju
Soal penobatan Taman Harmoni sebagai salah satu juara STA 2026 pada 3 Mei 2026, Bagus merasa sangat senang dan bangga. "Ya enggak nyangka. Kita kan cuma berusaha merawat meskipun gratis," katanya.
Menurut Bagus, salah satu spot favorit pengunjung adalah kawasan hutan bambu yang sering disebut mirip suasana Jepang. (*)
*) Peserta Magang Kemnaker RI
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: