Misi Besar Nicolo Bulega ke MotoGP 2027: Terjepit Politik Tim dan Bayang-bayang Sang Mentor
Nicolo Bulega, saat bersiap di garasi Ducati, jelang pengujian GP27 di sirkuit Mugello, pada 4 Mei 2026--Twitter M Sports @MSports_all
HARIAN DISWAY - Di balik dominasi Nicolo Bulega di WorldSBK 2026, sebuah drama tingkat tinggi sedang membara di balik layar MotoGP. Sang pemimpin klasemen kini terjebak dalam pusaran konflik kepentingan antara loyalitas keluarga Valentino Rossi, ambisi finansial Ducati, dan masa depan Luca Marini yang kian tak menentu di Honda.
Dengan kursi VR46 Racing Team menjadi satu-satunya celah yang tersisa, Nicolo Bulega harus menghadapi kenyataan pahit: bahwa bakat luar biasa di lintasan saja tidak cukup untuk menembus tembok politik paddock yang penuh dengan intrik masa lalu.
Masa depan bintang muda Italia, Nicolo Bulega, kini berada di persimpangan jalan. Meski tampil gemilang sebagai pemimpin klasemen WorldSBK 2026, jalan Bulega menuju grid MotoGP 2027 ternyata jauh dari kata mulus.
Kekosongan kursi di tim satelit Ducati, VR46 Racing Team, menjadi satu-satunya harapan tersisa setelah Fabio Di Giannantonio resmi hengkang ke KTM untuk musim 2027. Namun, posisi Bulega terancam oleh dinamika internal dan intrik bursa transfer pembalap.
Gresini Menutup Pintu, VR46 Jadi Harapan Terakhir
Bulega sangat berambisi mengikuti jejak Toprak Razgatlioglu yang telah lebih dulu debut di MotoGP pada 2026. Sayangnya, tim Gresini Racing dilaporkan kurang berminat meminang talenta asal Italia tersebut. Situasi ini membuat tim milik Valentino Rossi, VR46, menjadi satu-satunya pelabuhan realistis bagi Bulega.
Masalahnya, kursi di VR46 sudah semakin sempit. Valentino Rossi telah mengamankan Fermin Aldeguer untuk musim mendatang. Kini, keputusan akhir Rossi akan menjadi penentu apakah mimpi Bulega menunggangi Ducati GP27 akan terwujud atau justru kandas di tengah jalan.
BACA JUGA:Quartararo Guncang GP Le Mans 2026: Pembuktian 'El Diablo' di Tengah Badai Mesin V4!
BACA JUGA:Jorge Martin Juara MotoGP Le Mans 2026! Akhiri Puasa Kemenangan 588 Hari
Efek Domino Luca Marini dan Honda
Rumitnya nasib Bulega juga dipengaruhi oleh situasi Luca Marini di Honda. Dengan kabar bahwa Honda tengah merombak susunan pembalap mereka demi mendatangkan Fabio Quartararo dan talenta Moto2, David Alonso, posisi Marini di pabrikan Jepang tersebut untuk musim 2027 kian terdesak.
Muncul skenario dimana Rossi kemungkinan besar akan membawa pulang saudara tirinya tersebut ke pangkuan VR46 Racing. Jika ini terjadi, peluang Nicolo Bulega dipastikan tertutup.
Konflik Finansial dan Hak Istimewa Ducati
Laporan dari paddock mengungkapkan adanya tarik-ulur finansial antara VR46 dan Ducati:
- Opsi Ducati: Pabrikan Borgo Panigale lebih memilih Bulega dan bersedia menanggung gajinya secara langsung sebagai pembalap yang didukung pabrikan.
- Opsi VR46: Rossi dikabarkan siap menanggung beban gaji Luca Marini demi membawanya kembali.

Fabio Di Giannantonio (49), saat beraksi di balapan utama GP Le Mans 2026--Twitter Scherazade @ScherazadeMS
Namun, keputusan memilih Luca Marini bukan tanpa risiko. Rossi berpotensi kehilangan insentif finansial dari Ducati, termasuk akses diskon untuk motor Desmosedici GP27, yang biasanya diberikan jika tim menurunkan pembalap pilihan pabrikan, seperti Fermin Aldeguer atau Nicolo Bulega.
Sejarah Masa Lalu: Luka Lama yang Belum Sembuh?
Hubungan antara Nicolo Bulega dan Valentino Rossi memiliki sejarah panjang. Bulega adalah mantan didikan VR46 Riders Academy yang memutuskan hengkang pada 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: