Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemensos Percepat Digitalisasi Data Penerima Bantuan

Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemensos Percepat Digitalisasi Data Penerima Bantuan

Ilustrasi cegah bansos salah sasaran-AI Generated-

HARIAN DISWAY – Pemerintah mempercepat digitalisasi data bantuan sosial (bansos) guna menekan potensi salah sasaran dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat. 

Langkah itu dilakukan melalui penguatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis utama program bansos nasional.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengatakan seluruh program bantuan sosial kini diarahkan menggunakan DTSEN sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto. Digitalisasi dinilai penting untuk meningkatkan akurasi data penerima bansos sekaligus mengurangi kesalahan distribusi bantuan.

Hal tersebut dibahas dalam rapat bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti dan Anggota Dewan Ekonomi Nasional Arief Anshory Yusuf di Jakarta, Selasa 12 Mei 2026.

BACA JUGA:Cara Cek Penerima Bansos Tahap 2 Lewat Aplikasi Resmi Kemensos, Cukup Pakai HP

BACA JUGA:Bansos PKH Tahap 2 Mulai Disalurkan April 2026, Cek Nama Penerima dan Nominal Bantuannya!

Menurut Gus Ipul, digitalisasi bansos menjadi bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden terkait DTSEN dan program pengentasan kemiskinan nasional. 

Ia menyebut sistem baru itu diharapkan mampu mengidentifikasi penerima bantuan secara lebih tepat, termasuk meminimalkan kasus warga mampu menerima bansos atau masyarakat miskin yang justru belum terdata.

“Dengan adanya digitalisasi bansos kita gembira menemukan hal mungkin jadi perhatian kita soal bansos tidak tepat sasaran,” ujar Gus Ipul.

Ia menambahkan, DTSEN akan menjadi basis data terintegrasi yang terus diperbarui secara berkelanjutan. Pemerintah juga mulai mengombinasikan sistem tersebut dengan teknologi digital untuk mempercepat proses verifikasi dan pemutakhiran data masyarakat.

BACA JUGA:Cara Cek Bansos PKH Maret 2026 secara Online Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP

BACA JUGA:Khofifah Salurkan Bansos Rp7,6 Miliar di Gresik, Perkuat Bantalan Sosial dan Ekonomi Masyarakat saat Ramadan

Uji coba digitalisasi bansos sebelumnya telah dilakukan di Banyuwangi dan disebut menunjukkan hasil positif. Program itu kini mulai diperluas ke 42 kabupaten dan kota dengan target implementasi nasional pada akhir 2026.

Meski demikian, pemerintah mengakui masih terdapat tantangan literasi digital di tengah masyarakat. Namun menurut Gus Ipul, proses edukasi tetap harus dijalankan agar transformasi sistem bansos dapat berjalan optimal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: