Imigrasi Surabaya Gagalkan 18 Calon Haji Nonprosedural

Imigrasi Surabaya Gagalkan 18 Calon Haji Nonprosedural

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya terus memperkuat pelayanan keimigrasian dalam penyelenggaraan ibadah haji melalui penerapan layanan Makkah Route di Embarkasi Surabaya.-Dok. Imigrasi Surabaya-

HARIAN DISWAY - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya terus memperkuat pelayanan keimigrasian dalam penyelenggaraan ibadah haji melalui penerapan layanan Makkah Route di Embarkasi Surabaya.

Program hasil sinergi Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Arab Saudi tersebut memberikan kemudahan, percepatan, serta kenyamanan bagi jemaah haji Indonesia sebelum keberangkatan menuju Tanah Suci.

Melalui layanan Makkah Route, proses pemeriksaan dokumen keimigrasian Arab Saudi dilakukan langsung di Embarkasi Surabaya sebelum jemaah diberangkatkan. Dengan mekanisme itu, jemaah tidak perlu lagi menjalani pemeriksaan imigrasi saat tiba di Arab Saudi sehingga proses kedatangan menjadi lebih cepat dan efisien.

Hingga Minggu, 17 Mei 2026, pelaksanaan pemberangkatan calon jemaah haji Indonesia melalui Bandara Internasional Juanda berjalan aman dan lancar.

BACA JUGA:Imigrasi Amankan 320 WNA Sindikat Judol di Hayam Wuruk, Vietnam dan Kamboja Mendominasi

BACA JUGA:Isu 3 Juta Data Paspor Bocor Hoaks, Ditjen Imigrasi Pastikan Sistem Aman, Segera Buru Pelaku

Sejak pemberangkatan Kloter 1 pada 22 April 2026 hingga Kloter 99 pada 17 Mei 2026, sebanyak 37.179 calon jemaah haji telah diberangkatkan menuju Arab Saudi melalui Bandara Juanda.

Seluruh proses pemeriksaan dokumen perjalanan, penerapan cap tanda keluar, hingga clearance keberangkatan melalui layanan Makkah Route disebut berjalan lancar berkat koordinasi lintas instansi terkait.

Pada pemberangkatan terakhir 17 Mei 2026, Kloter 98 asal Kabupaten Jember dan Kabupaten Lumajang dengan nomor penerbangan SV5349 memberangkatkan 380 jemaah yang terdiri dari 187 laki-laki dan 193 perempuan.

Sementara Kloter 99 asal Kabupaten Lumajang dengan nomor penerbangan SV5357 memberangkatkan 380 jemaah yang terdiri dari 164 laki-laki dan 216 perempuan menuju Madinah melalui Bandara Internasional Juanda.


Imigrasi Surabaya memperkuat layanan Makkah Route di Embarkasi Surabaya sekaligus menggagalkan keberangkatan 18 calon haji nonprosedural.-Dok. Imigrasi Surabaya-

Selain memastikan kelancaran pelayanan jemaah haji reguler, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya juga memperkuat pengawasan terhadap potensi keberangkatan calon jemaah haji nonprosedural.

Selama periode 1 hingga 8 Mei 2026, petugas Imigrasi Surabaya berhasil menggagalkan keberangkatan 18 warga negara Indonesia yang diduga akan melaksanakan ibadah haji secara ilegal atau nonprosedural.

Dari total tersebut, delapan orang laki-laki dan 10 perempuan berasal dari berbagai daerah seperti Bangkalan, Sampang, Banjarmasin, Kuala Kapuas, Semarang, Gunungkidul, hingga Bone.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: