SPTP dan DKPP Surabaya Perketat Pengawasan Hewan Kurban
Petugas Pemkot Surabaya memeriksa kondisi mulut hewan yang dijual untuk Iduladha-Dokumentasi Pelindo-
Selain mendukung pengawasan, SPTP menyalurkan bantuan hewan kurban bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Tahun ini ada 150 ekor hewan kurban yang disalurkan. Rinciannya, 93 ekor sapi dan 57 ekor kambing.
BACA JUGA:Jelang Lebaran, Pelindo Marine Siaga 24 Jam Jaga Pintu Logistik Ujung Barat Indonesia
Kepala DKPP Kota Surabaya Nanik Sukristina mengatakan pengawasan dilakukan secara gabungan dengan melibatkan banyak pihak. Mulai dari perguruan tinggi hingga organisasi profesi dokter hewan ikut diterjunkan dalam pemeriksaan lapangan.
Ia menyebutkan sejumlah 50 orang dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga turut terlibat dalam pengawasan. Selain itu ada 50 orang dari Universitas Wijaya Kusuma, 30 orang dari Fakultas Vokasi, serta sekitar 20 anggota Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI).
“Pengawasan ini dilakukan bersama-sama. DKPP tidak berjalan sendiri,” ujarnya.
BACA JUGA:Pelindo Tutup 2025 dengan Rekor Throughput, Fokus Ekspansi dan Efisiensi 2026
Pemeriksaan dilakukan serentak di 31 kecamatan di Surabaya dengan fokus pada administrasi hewan ternak dan kondisi kesehatan hewan kurban yang dijual di lapak-lapak.
Hingga saat ini, DKPP telah memeriksa sedikitnya 61 lapak penjualan hewan kurban. Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas menemukan satu hewan ternak yang diduga terpapar scabies di kawasan Pabean dan langsung diamankan untuk mencegah penularan.
DKPP memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara intensif menjelang Iduladha agar masyarakat merasa aman saat membeli hewan kurban. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: