Drama Internal Real Madrid, Mbappe dan Vinicius Dikabarkan Berseteru

Drama Internal Real Madrid, Mbappe dan Vinicius Dikabarkan Berseteru

Hubungan Kylian Mbappe dan Vinicius Junior di Real Madrid dikabarkan renggang akibat perebutan pengaruh, membuat Mbappe merasa terisolasi di ruang ganti.--Getty Images

HARIAN DISWAY - Kehadiran Kylian Mbappe di Real Madrid awalnya diprediksi akan membentuk duet mematikan bersama Vinicius Junior

Namun di balik gemerlap skuad bertabur bintang Los Blancos, hubungan kedua pemain justru disebut sedang berada dalam situasi yang tidak harmonis.

Laporan dari media Spanyol menyebut kubu Mbappe merasa Vinicius berusaha membentuk opini negatif terhadap dirinya di ruang ganti. 

Situasi tersebut dikabarkan memicu persaingan internal yang semakin panas di dalam tim. Kedua pemain disebut saling berebut pengaruh sebagai wajah utama proyek “Galactico” terbaru Real Madrid.

Lingkaran terdekat Mbappe bahkan percaya Vinicius ingin menjadikan penyerang asal Prancis itu sebagai “tokoh antagonis” di dalam skuad.

BACA JUGA:Mourinho Balik ke Real Madrid, Solusi Perang Dingin Mbappe-Vinicius

BACA JUGA:Madrid Drama Lagi! Mbappe Tuding Arbeloa Jadikan Ia Striker Keempat, Sang Pelatih Bantah Tegas


Ruang ganti Madrid memanas setelah Mbappe kecewa dicadangkan kontra Oviedo dan mengaku hanya dianggap sebagai striker pilihan keempat oleh Arbeloa.-Jose Breton-Getty Images

Kondisi tersebut membuat hubungan keduanya mulai renggang dan menciptakan suasana tidak nyaman di ruang ganti.

Permasalahan Mbappe ternyata tidak berhenti di situ. Mantan bintang Paris Saint-Germain itu juga dikabarkan kurang puas dengan perlakuan pelatih Alvaro Arbeloa

Ketegangan sempat mencuat ketika Mbappe mengungkapkan rasa frustrasinya kepada media.

“Pelatih mengatakan saya adalah striker pilihan keempat,” ujar Mbappe dalam salah satu pernyataannya.

Komentar tersebut langsung memicu spekulasi bahwa hubungan pemain dan pelatih sedang tidak baik-baik saja. Situasi semakin memanas setelah Mbappe sempat mendapat kritik karena pergi ke Italia saat menjalani masa pemulihan cedera. 

Walaupun klub akhirnya mengonfirmasi perjalanan tersebut telah mendapat izin resmi, respons lambat manajemen membuat Mbappe merasa tidak cukup dilindungi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber