Pemulihan Listrik Bertahap, PLN Sebut Restart PLTU Tidak Instan

Pemulihan Listrik Bertahap, PLN Sebut Restart PLTU Tidak Instan

Ilustrasi pemulihan sistem kelistrikan di sejumlah wilayah Sumatera pasca blackout besar-pln.co.id-

HARIAN DISWAY – Pemulihan sistem kelistrikan di sejumlah wilayah Sumatera pasca blackout besar masih berlangsung bertahap. PLN menyebut proses normalisasi tidak bisa dilakukan secara instan, terutama pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batu bara.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, menjelaskan sebagian pembangkit memang dapat dinyalakan lebih cepat, seperti pembangkit hidro dan pembangkit berbasis gas. 

Namun kondisi berbeda terjadi pada PLTU yang membutuhkan proses lebih panjang sebelum kembali beroperasi penuh.

“Untuk PLTU batu bara membutuhkan waktu yang cukup panjang karena harus memanaskan air menjadi uap dan prosesnya dilakukan bertahap,” ujar Darmawan Sabtu, 23 Mei 2026.

BACA JUGA:Blackout Lumpuhkan Sejumlah Wilayah Sumatera, PLN Sebut Gangguan Dipicu Cuaca di Jambi

BACA JUGA:Tips Lolos dan Penilaian Psikotes dan Wawancara ITPLN Jalur Ikatan Kerja 2026

Menurutnya, pembangkit hidro dan gas umumnya dapat kembali sinkron dengan sistem dalam waktu sekitar 5 hingga 15 jam. Sementara PLTU memerlukan waktu hingga 15 sampai 20 jam agar dapat kembali stabil dan terhubung dengan jaringan kelistrikan.

Ia menjelaskan setelah blackout terjadi, pembangkit yang keluar dari sistem tidak bisa langsung dinyalakan begitu saja. 

Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan, mulai dari menghidupkan pembangkit, menyambungkannya ke sistem transmisi melalui gardu induk, hingga melakukan sinkronisasi dengan jaringan interkoneksi Sumatera.

Pada PLTU, tahapan tersebut jauh lebih kompleks karena boiler harus dipanaskan ulang secara bertahap untuk menghasilkan uap penggerak turbin. Proses itu membutuhkan waktu dan pengawasan ketat agar pembangkit dapat kembali beroperasi secara aman.

BACA JUGA:Gebrakan Energi Bersih! PGE dan PLN IP Sepakati Tarif PLTP Lahendong 15 MW, Siap Beroperasi 2028

BACA JUGA:ITPLN dan ITB Jajaki Kerja Sama Strategis untuk Perkuat Riset Energi dan Tingkatkan Kualitas Dosen

“Beberapa PLTU sudah mulai start sejak dini hari, tetapi ada juga yang masih dalam tahap persiapan untuk dinyalakan kembali,” katanya.

Gangguan listrik besar di Sumatera sebelumnya dipicu masalah pada jalur transmisi 275 kV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi. Gangguan tersebut menyebabkan efek domino pada sistem interkoneksi listrik Sumatera hingga memicu pemadaman di sejumlah wilayah seperti Jambi, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: